Selasa, 02 September 2014

BE PART OF US!

Anggaran Seabad Kota Malang Kecil

Dipublish pada: Selasa, 11 Maret 2014

1 April mendatang, Kota Malang genap seabad. Dan sebagai rutinitas tahunan perayaan di rancang sangat istimewa, tak terkecuali tahun ini, Ngalamers. Namun, pihak swasta menilai, anggaran perayaan ulang tahun Kota Malang ke-100 yang dialokasikan Pemkot Malang terlalu kecil sebab dibutuhkan kegiatan promosi yang baik, agar kegiatan tersebut berhasil.

20 asosiasi pelaku usaha di Kota Malang bertemu dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membahas agenda perayaan 100 Tahun Kota Malang, salah satunya Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang. Menurut Ketua DPC APPBI Malang, Vivi Trisianti, Pemkot Malang mengalokasikan dana Rp 150 juta untuk perayaan. Dana tersebut sangat kecil untuk sebuah event yang besar sebab  60 persen alokasi dana tersebut sudah terserap untuk promosi.

“Kegiatan yang baik dimulai dari promosi yang baik. Tanpa promosi yang maksimal, sebuah event pasti akan jelek,” ucap Vivi.

Selain itu, tambah Vivi, kegiatan yang diadakan akan bagus jika hadiah yang disediakan juga besar. Dengan alokasi dana yang terbatas, mustahil akan didapat kegiatan yang penuh gebyar. Kecuali Pemkot Malang mampu menggerakan semua unsur masyarakat, seperti bank dan provider.

“Kalau mau acara yang penuh gebyar, butuh dana miliaran. Matos (Malang Town Square) saja mengalokasikan Rp 450 juta untuk satu hari,” ujar Vivi. Vivi menyatakan, ada 20 asosiasi yang sepakat menyokong acara perayaan ulang tahun Kota Malang dengan biaya sendiri. Bahkan ide perayaan ulang tahun 100 Tahun Kota Malang, datang dari pengurus asosiasi.

“Pemkot Malang tahun ini benar-benar hoki karena banyak asosiasi yang merayakan secara mandiri. Karena ulang tahun ini milik seluruh warga Kota Malang, bukan milik Pemkot Malang saja,” tegasnya.

Sumber : Tribunnews

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

GUARDIANS OF THE GALAXY    
13:00  15:30  18:00  20:30
    
LUCY    
13:30  15:40  17:50  20:00
    


KOMENTAR

PARTNERS