Selasa, 21 Oktober 2014

BE PART OF US!

Hendro Kartiko Jadi Pelatih Kiper Arema ISL

Dipublish pada: Kamis, 04 Oktober 2012

Hendro Kartiko, Pelatih Kiper Arema Indonesia

Kabar mengejutkan yang membahagiakan untuk Arema versi Indonesia Super League (ISL) datang dari Hendro Kartiko. Legenda sepakbola Indonesia yang telah malang melintang selama 17 tahun di jagad sepakbola profesional itu akan melatih Arema ISL, Ngalamers.

Kiper yang semasa kejayaannya kerap dijuluki "Fabian Barthez" itu memutuskan gantung sarung tangan di usia 39 tahun. Akan tetapi, mantan kiper nomor satu Tim Garuda (julukan Timnas Indonesia) itu tidak sepenuhnya meninggalkan lapangan hijau.

Pada 25 September 2012 lalu di Stadion Kanjuruhan Malang, Hendro membuat kejutan saat skuad gabungan Arema Indonesia dan Pelita Jaya FC melakukan joint training. Hendro terlihat memberi porsi latihan khusus kepada trio penjaga gawang Arema, Achmad Kurniawan, Kadek Wardana dan M Natshir. Ya, kini Hendro Kartiko mengemban amanat sebagai pelatih kiper skuad Singo Edan, Ngalamers.

Ketika ditanya mengenai 'jabatan' batu tersebut, Hendro terkesan masih malu-malu mengakui. "Saya ingin tantangan baru. Mulai ada rasa jenuh menjadi pemain. Kebetulan Coach Rahmad Darmawan (RD) mengajak saya untuk mendampingi beliau. Lewat berbagai pertimbangan, saya akhirnya setuju," katanya seperti dikutip dari Jpnn.com, Kamis (4/10/2012).

Menurut Hendro, dirinya masih perlu banyak menimba ilmu untuk memulai karir barunya ini. "Saya banyak menimba ilmu kepelatihan dari para senior yang sudah kenyang pengalaman. Di sini, saya juga mendapat masukan dari Pak Rahmad (RD), Pak Satia (Bagja) dan Pak Joko (Susilo) sehingga bisa lebih matang dan percaya diri menjadi salah satu anggota tim pelatih," jelasnya.

Di usianya yang masih belum genap kepala empat itu, Hendro Kartiko tentu bisa menjadi salah satu Pelatih Kiper Termuda di Liga Indonesia, Ngalamers. Oleh karena itu, peraih predikat Penjaga Gawang Terbaik Asia tahun 2000 ini berniat tidak hanya menjadi mentor saja, tetapi juga menjadi sahabat bagi semua anak asuhnya di tim Arema Indonesia. "Saya berusaha menjadi teman yang baik buat semua pemain, terutama penjaga gawang yang akan saya latih. Bila perlu, saya tidak harus memposisikan diri sebagai pelatih saja, tapi juga kakak buat mereka. Saat ini, saya harus belajar pendekatan supaya lebih baik," katanya.

Bagi Hendro, Malang sendiri bukanlah tempat baru. Selain pernah membela panji Singo Edan pada musim 2007-2008 silam, sang istri Erik Erika kebetulan berasal dari Malang, Ngalamers. "Bisa dibilang saya sekarang pulang kampung. Semoga membawa berkah karena bisa terus dekat keluarga," harapnya.

Foto: iniolahraga.blogspot.com

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

FURY    
13:00  15:40  18:20  21:00
    
LEFT BEHIND    
13:30  15:45  18:00  20:15 


KOMENTAR

PARTNERS