Sabtu, 22 Juli 2017

BE PART OF US!

Marak Peredaran Pil Koplo, BNN Tes Urine Pelajar SMA

Dipublish pada: Kamis, 12 Januari 2017

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, melakukan tes urine terhadap sejumlah siswa di SMA Laboratorium Kota Malang. Tes urine itu dilakukan untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar, Ngalamers.

Berdasarkan data yang ada di BNN Kota Malang, angka pengguna narkoba di kalangan pelajar se-Kota Malang mencapai 10 hingga 15 persen. Rata-rata, para pelajar itu menggunakan narkoba jenis pil koplo. "Justru yang ada jenis pil koplo atau kacang goreng. Mau menjual yang kelas atas, dia (pelajar) tidak punya uang," kata Kepala BNN Kota Malang, AKBP Bambang Sugiharto.

Bambang menjelaskan, BNN bersama jajarannya berhasil mengungkap sekitar 70.000 butir pil koplo pada tahun 2016. Sedangkan pada tahun 2015, jumlahnya lebih tinggi mencapai sekitar 280.000 butir pil koplo. "Pada 2016 memang menurun. Mungkin karena gencarnya pengungkapan," ungkapnya.

Jika dalam tes urine itu diketahui ada yang positif narkoba, pihak BNN akan menindaklanjuti temuan tersebut, termasuk mengungkap asal dan jaringan peredaran narkoba tersebut. "Ya, nanti akan kami kembangkan. Karena ini juga bagian dari target BNN pusat," ungkapnya.

Tidak hanya pil koplo, BNN Kota Malang juga sudah mewaspadai beredarnya tembakau gorila. Sebab, pangsa dari tembakau tersebut di antaranya adalah kalangan pelajar. "Tembakau gorila pengungkapannya masih nol. Belum ada hasil pengungkapan," jelasnya.

Selain pengungkapan kasus, pihaknya juga melakukan pencegahan dengan cara sosialisasi kepada semua pelajar di Kota Malang, Ngalamers.

Sumber : Kompas

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

THE CRUCIFIXION    
12:30  14:30  16:30  18:30  20:30
    
DUNKIRK    
12:15  14:25  16:35  18:45  21:00 


KOMENTAR

PARTNERS