Jumat, 19 Desember 2014

BE PART OF US!

Parade Pangan Nusantara Ditutup Dengan Meriah

Dipublish pada: Selasa, 21 Januari 2014

Parade Pangan Nusantara yang digelar di Lapangan Rampal sejak tanggal 15 hingga 19 Januari kemarin ditutup dengan spektakuler, Ngalamers. Acara penutupan dimeriahkan dengan sejumlah rangkaian pesta, diantaranya penampilan drama tari kolosal berjudul Parade Nusantara yang dibawakan seniman se-Malang Raya, pesta kembang api, hingga penampilan Siti Badriah yang merupakan penyanyi dangdut.

Dalam acara penutupan tersebut, Unggul Abinowo selaku ketua panitia sempat menyampaikan permohonan maafnya apabila ada kekurangan di sana-sini selama event berlangsung.

"Tapi kami berharap, dari arena Parade Pangan Nusantara ini, bisa memunculkan kedaulatan pangan," kata pendiri dan pemilik Repoeblik Telo tersebut.

Selama 4 hari event berlangsung, sebanyak 100 ribu pengunjung memadati Lapangan Rampal. Bahkan, pada hari ketiga, 40 persen stan sudah kehabisan stok yang dijual.



Hari terakhir acara Parade Pangan Nusantara juga dimeriahkan oleh makan siang gratis yang disajikan oleh personel TNI. Sontak, masyarakat pun semakin antusias dalam mengikuti acara ini. Paskhas Lanud Abd Saleh menyajikan ayam rica-rica Manado dalam wajan besar yang disiapkan oleh prajurit berseragam doreng. Prajurit tersebut langsung memasak di lokasi sehingga bisa jadi hiburan tersendiri bagi warga.

Lima ratus porsi makan siang yang dibagikan Paskhas Lanud Abd Saleh ludes dalam waktu kurang dari satu jam. Serka Zainul Harianto bahkan mengaku sedikit kewalahan menghadapi animo masyarakat apalagi pembagian makanan sempat tertunda karena harus menunggu kotak makanan dari panitia.

Masih menurut Serka Zainul, keahlian memasak memang menjadi salah satu keahlian TNI selain memegang senjata. Kelihaian anggota TNI dalam memasak diperoleh melalui dapur darurat yang didirikan di berbagai lokasi bencana.

"Seperti ketika bencana tsunami melanda Aceh 2006 lalu, saya juga ikut terlibat di dapur umum dan dapur darurat. Lalu pernah pula terlibat saat bencana Gunung Merapi," terangnya.

Bagi TNI, dapur darurat menunjukkan bukti kepedulian mereka terhadap masyarakat sekaligus membuat mereka lebih dekat dengan masyarakat. Hal ini pula yang terlihat dalam event Parade Pangan Nusantara dimana TNI bisa membaur ditengah masyarakat.

Sumber: Radar Malang

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

THE HOBBIT: THE BATTLE OF THE FIVE ARMIES    
12:30  15:20  18:10  21:00
    
SUPERNOVA    
13:00  15:40  18:20  21:00 


KOMENTAR

PARTNERS