Jumat, 28 Juli 2017

BE PART OF US!

Permudah Pelayanan, Kelurahan Dinoyo Luncurkan Aplikasi Sakdino

Dipublish pada: Selasa, 25 Juli 2017

Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Jumat (14/7/2017), meluncurkan sebuah aplikasi 'Sakdino' yang tak lain adalah Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan Kelurahan Dinoyo. Dalam Bahasa Jawa sendiri, Sakdino berarti satu hari, atau 'one day' dalam Bahasa Inggris, Ngalamers.

"Ini adalah aplikasi untuk layanan publik, terutama untuk layanan kependudukan. Dalam Bahasa Indonesia bisa diartikan layanan satu hari selesai," ujar Lurah Dinoyo Arif Tri Sastyawan.

Aplikasi 'Sakdino' ini sudah tersedia di playstore ponsel pintar bersistem operasi (OS) android. Arif mengakui saat ini aplikasi tersebut baru tersedia di ponsel android saja. Tetapi ia berharap ke depan, bisa melayani ponsel bersistem operasi selain android.

Di tampilan aplikasi itu ada gambar Balai Kota Malang dan Taman Tugu. Ada tujuh jenis pelayanan yang bisa diakses, yakni pengurusan NPWP, Surat Kelakuan Baik, Surat Pindah Keluar, Surat Keterangan Tidak Mampu, Surat Keterangan Usaha, Surat Usaha Mikro, dan Surat Pernyataan Miskin.

Warga Dinoyo bisa mengurusi tujuh jenis layanan itu melalui aplikasi ini. Warga cukup mengisinya secara online. Setelah terisi dan masuk, RT akan memberikan respon terhadap permintaan layanan itu. Dari RT kemudian diteruskan ke RW, dan terakhir berada di tangan lurah. "Jadi warga yang mengurusi layanan tidak perlu datang ke pak RT maupun RW. Mereka bisa mengisi dari tempat kerja, atau bahkan dari luar Kota Malang. Mungkin ada warga Dinoyo yang bekerja di luar kota, tetapi ingin mengurusi surat kelakuaan baik, cukup isi melalui aplikasi ini," ujar Arif.

Warga cukup datang ke kelurahan ketika surat yang diminta sudah selesai. Warga cukup menunjukkan e-KTP dan KK. "Jadi hanya pengesahan saja, dan warga datang ketika surat sudah selesai," tegas Arif.

Ia menjanjikan layanan itu akan selesai hanya dalam waktu sehari, seperti nama 'Sakdino'. Petugas juga bisa mengirimkan surat ataupun berkas yang sudah selesai ke alamat warga pemohon.

Tak lupa di aplikasi itujuga tersedia kanal status. Kanal status untuk mengetahui apakah layanan yang diajukan warga selesai atau belum. Di aplikasi itu, juga ada kanal aduan. Warga bisa mengadu jika ada keluhan terkait aplikasi, maupun layanan lain.

Namun aplikasi itu sejauh ini hanya bisa dijangkau oleh warga yang ber-KTP dan ber-KK Kelurahan Dinoyo. Terdapat 17.467 jiwa yang bisa dilayani memakai aplikasi ini.

Wali Kota Malang Moch Anton yang memimpin peluncuran aplikasi itu mengapresiasi aplikasi Sakdino. Ia menegaskan kelurahan lain bisa meniru dan memanfaatkan aplikasi yang sama, Ngalamers. "Karena saat ini kecepatan layanan publik sangat diperlukan. Layanan publik lambat pasti dikomplain warga," ujarnya.

Sumber : tribunnews

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

DUNKIRK    
12:15  14:25  16:35  18:45  21:00
    
WAR FOR THE PLANET OF THE APES    
12:30  15:15  18:00  20:45    


KOMENTAR

PARTNERS