Sabtu, 29 Juli 2017

BE PART OF US!

Rayakan Pesta Rakyat di Tengah Sawah ala Warga Temas

Dipublish pada: Sabtu, 20 Mei 2017

Memedi Sawah adalah satu ikon Festival Kampung Tani Temas. Jumat, (12/05/2017).

Persawahan Putuk tak hanya menjadi penopang hidup sebagian besar warga Temas, tapi kini juga dijadikan arena unjuk kreasi kebudayaan mereka: bertani- yang dirayakan bersama masyarakat luas.

"Salah satunya untuk penyegaran ide, dan sesuai dengan temanya Back to Nature," ujar Adi Santoso,  salah satu pegiat di Festival Kampung Tani (FKT) Temas Kota Batu, Jumat (13/05/2017).

Kepada halomalang ia menjelaskan setelah tiga gelaran sebelumnya event FKT dilaksanakan di kawasan Kampung Tani Temas. "Konsepnya tidak jauh berbeda. Kali ini kita manfaatkan lahan aset desa. Pengisi acara juga warga lokal, di Pak Tani Day besok (Sabtu, hari ini) ada bule sobo kampung, mereka kita ajak bertanam padi," imbuhnya.

[Teks & Foto: W.Arief/Halomalang]

Bazaar Jadoel yang disiapkan untuk pengunjung Tapi yang beberapa pedangan juga menjual sajian pangan 'kekinian'. Jumat, (12/05/2017).

Event tahunan ini digelar mulai 11 - 14 Mei 2017. Start 14.00 - 22.00 WIB, free Ngalamers! Kalian yang belum punya rencana liburan akhir pekan bisa mampir ke sini. Tak hanya bentuk hiburan dan kegiatan interaktif, ada bazaar jadoel yang disiapkan bagi pengunjung. Berikut beberapa kegiatan seru mereka:

  • 11 Mei: Pembukaan, Bocah Sobo Sawah.
  • 12. Mei: Arak-arakan Memedi Sawah, Kirab Sedekah Bumi, Kesenian Tradisional, organic is me, main lumpur, kopi tengah sawah, diorama pak tani.
  • 13. Mei: Pak Tani Day, bule sobo kampung, Jaran Kepang, pentas RW, Fashion on the fields, pencak silat.
  • 14 Mei: Liwet anglo, dolanan tradisional, bantengan, tembang sabin, burak gunungan, keroncong wukir, gending sonten, tari tradisional dan ditutup dengan kembang api.

Area panggung yang dibangun dadakan dengan memanfaatkan lahan sawah aset kelurahan. Jumat, (12/05/2017).

Ngalamers, sekitar 70% warga Kelurahan Temas, Kota Batu merupakan petani. Kelurahan Temas adalah yang pertama kali mendapat sertifikat Pertanian Organik di Kota Batu. Kampung Wisata Tani yang dikembangkan 3 tahun terakhir juga mendapat sertifikat lahan organik.

FKT merupakan festival rakyat dan budaya bertemakan kekayaan lokal pertama di Kota Batu. Selain Memedi Sawah-nya yang ikonik, festival yang digelar di tengah persawahan ini juga meggelar beberapa lomba kuno, seperti: Ngliwet (memasak nasi tradisional), Gobak Sodor, melukis caping, dan beragam dolanan lain.

Warga menikmati seni Ganongan yang ditampilkan RW 05 Kelurahan Temas. Jumat, (12/05/2017).

"Ini adalah respon masyarakat, bahwa berlibur  tak harus menuju ke wisata buatan yang sudah banyak di batu. Wisata pertanian ini tentu saja akan menawarkan hal baru, dan tidak membosankan. Apalagi di Temas adalah identik dengan pertanian Organiknya," terang Iwan Suprianto, perwakilan Dinas Pariwisata Kota Batu di kesempatan yang sama.

Teater Goeboeg dalam teatrikalnya menyampaikan isu terkini: wisata, pembangunan kota, dan masyarakat petani. Jumat, (12/05/2017).

Untuk menuju kawasan Sawah Putuk, dari arah Batos, Ngalamers lurus arah Torongrejo/jalur alternatif ke arah Kota Malang sekitar 2 menit. Depan minimarket pertama (kanan jalan) belok ke kanan. Nah dari situ sudah terlihat kawasan sawah Putuk.

Selamat berakhir pekan!

Jaran Kepang, sajian penutup di malam pertama Festival Kampung Tani Temas #4. Jumat, (12/05/2017).

[WA]

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

DUNKIRK    
12:15  14:25  16:35  18:45  21:00
    
WAR FOR THE PLANET OF THE APES    
12:30  15:15  18:00  20:45    


KOMENTAR

PARTNERS