Selasa, 27 Juni 2017

BE PART OF US!

Topeng Kayu: Tawarkan Banyak Sensasi dan Sarat Hal Sembunyi

Dipublish pada: Kamis, 29 Juni 2017

Pentas Topeng Kayu di Lab. Drama Universitas Negeri Malang. Rabu, 10/05/2017. (Foto: W.Arief/Halomalang)

Hampir satu setengah jam, salah satu pertunjukan teater 'cukup panjang' pertama yang kami lihat di medio 2017 ini. "Hampiir tiba..," begitu teriak enam Pelancong itu mendekati Taman Surga.

Sesampainya, mereka ditemui seorang Juru Kunci yang 'pintar' merayu agar pengunjung betah berlama-lama. Pelancong tersebut mencari hiburan- yang akhirnya gagal mereka temukan. Pergi.

Hingga pengunjung berikutnya berhasil dirayu: seorang Lelaki Tua, seorang pelacur, dan seorang pedagang. Di bagian inilah penonton diajak masuk ruang pencarian yang rumit tentang bentuk kebebasan dan kesenangan di Taman Surga itu. Termasuk siapa sebenarnya Topeng Kayu dan hubungan kuasanya dengan Juru Kunci.

"Topeng Kayu Kuntowijoyo merupakan representasi multi kacau, buku penting yang menawarkan banyak sensasi dan sarat hal sembunyi; kekuasaan, kebijaksanaan, peruntungan, ataupun hiburan. Semua menuntut instan dan main-main," ujar Leo Zainy, sang sutradara dalam akun sosial medianya usai pertunjukan.

Kami hampir mengalami 'kebekuan penterjemahan' di tengah cerita, namun rupanya para Mahasiswa Paket Drama Sastra Indonesia (2014) Univ. Negeri Malang yang memerankan tokoh-tokoh tersebut cukup apik mengontrol suasana hingga akhir cerita. Applause dari penonton tak ragu diarahkan ke mereka.

"TOPENG KAYU Setelah mengalami kebekuan di hari pertama, akhirnya pecah juga di hari kedua dan ketiga. Padahal pertunjukan semata tak melulu senyum-senyum, justru Topeng Kayu seperti tenung. Menghadapi proses kali ini adalah kesengajaan hadir di ruang pencarian yang rumit. Kesengajaan menawarkan hal yang tidak sengaja bahkan cenderung dihindari beberapa siapa," sambung Leo.

Topeng Kayu karya sastrawan Kuntowijoyo ini memperoleh penghargaan dalam sayembara Penulisan Lakon, Dewan Kesenian Jakarta 1972/1973.

Apa yang disajikan di Produksi Pementasan Teater oleh Paket Drama #35 pada 08, 09, 10 Mei kemarin di Lab. Drama adalah rangkaian roadshow setelah pementasan di Kota Bandung. Selanjutnya, sebagai wujud konsistensi lembaga pusat pengkajian dan pengembangan teater yang ada di Kota Malang, Laboratorium Drama UM  akan mementaskan 10 karya dalam Apresiasi Teater Mahasiswa pada pada 12-13 Mei 2017.

[WA]

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

TRANSFORMERS: THE LAST KNIGHT    
11:30  12:00  14:30  15:00  20:00  20:30    


KOMENTAR

PARTNERS