Minggu, 23 November 2014

BE PART OF US!

Warga Malang Ubah Sampah Jadi Gas Metan

Dipublish pada: Rabu, 05 Juni 2013

Ketua RW XIII Kelurahan Bunulrejo Malang, HM Ayub (50) menggerakkan warganya melalui Kader Lingkungan Malang (KLM) untuk memanfaatkan sampah organik di TPA Supiturang. Pemanfaatan sampah tersebut yakni untuk membuat gas metan (CH4), Ngalamers. Program ini sudah berjalan hampir dua tahun. "Sebanyak 60 persen lebih sampai di sana (TPA) berupa organik, sementara sisanya anorganik (plastik). Yang organik ini mempunyai potensi menghasilkan 4.300 gas metan pertahun," ujar Ayub, Selasa (4/6/2013).

Menurut Ayub, potensi pemanfaatan sampah menjadi gas metan itu mampu menghasilkan 700 Watt listrik pertahun untuk 1.600 Kepala Keluarga (KK). Sayangnya, yang saat ini baru bisa diolah hanya 5 persen dari potensi TPA Supiturang, Ngalamers. "Itupun hanya untuk keperluan memasak. Harusnya bisa lebih dari itu," tuturnya.

Ayub menuturkan, gas metan ini bisa diaplikasikan untuk bahan bakar gas (BBG) kendaraan bermotor. Bahkan, gas metan ternyata jauh lebih aman dibandingkan gas elpiji biasa. "Energi yang dihasilkan dari pembakaran untuk menggerakan mesin pun sama. Negara India dan Canada sudah menggunakan gas metan sebagai BBG," jelasnya.

Sumber: Tribunnews 

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

THE HUNGER GAMES: MOCKINGJAY PART - 1    
12:45  13:45  15:05  16:05  17:25  18:25  19:45  20:45 


KOMENTAR

PARTNERS