Rabu, 25 Januari 2017

BE PART OF US!

Agrowisata Petik Jeruk Selorejo

Dipublish pada: Rabu, 06 Agustus 2014

Memetik jeruk langsung dari pohon dan menikmatinya pasti menjadi sensasi tersendiri yang hanya Ngalamers temui di Desa Wisata Petik Jeruk Selorejo.

Terletak di Desa Wisata Selorejo Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, wisata ini menjadi banyak tujuan travellers yang ingin menikmati pemandangan alam desa yang penuh dengan kebun Jeruk. Cocok pula untuk digunakan sebagai media pembelajaran oleh pelajar, mahasiswa dan keluarga.

Lokasinya kurang lebih sekitar 8 kilometer dari jalan raya utama Malang-Batu. Atau lebih mudahnya arah ke Selatan dari Taman Rekreasi Sengkaling. Keindahan alam dan sensasinya tidak kalah indah dari agrowisata yang lain. Lebih terlihat alami, beraroma pedesaan dan yang pasti berbeda dengan agrowisata lain yang cenderung sudah tertata.

“Wisata petik jeruk berdampak positif terhadap perkembangan petani jeruk dan potensi yang ada, khususnya yang ada di desa wisata Selorejo, Kecamatan Dau yang sudah terkenal dengan wisata petik jeruknya,” kata Bupati Malang, H. Rendra Kresna.

Model wisata ini juga menjadi salah satu andalan Kabupaten Malang untuk menarik wisatawan. Karena itu, Pemkab Malang terus mengembangkan wisata petik buah langsung dari kebunnya. Selain petik jeruk, ada juga wisata petik apel di Poncokusumo dan sekitarnya.
 
Mulai Rp.15 Ribu Bisa Makan Jeruk Sepuasnya

Wisata petik jeruk ini sangat diminati oleh para wisatawan yang tak hanya ingin refreshing, tapi juga dapat melepas kepenatan dari rutinitas keseharian yang dikerjakan. Nilai plusnya, wisatawan akan dikenalkan dengan pengetahuan seputar jeruk yang ada di sana, seperti jeruk baby manis, dan juga jeruk keprok batu yang tengah dikembangkan petani.

“Rata-rata kami menerima kunjungan sebanyak 200 wisatawan tiap bulannya. Puncak kunjungan wisatawan terjadi pada hari Sabtu dan hari Minggu,” ujar Ketua Agrowisata Petik Jeruk Dau, Suwaji.

Luas lahan kebun jeruk yang ada di seluruh Kecamatan Dau mencapai  750 hektare. 350 hektare terdapat di Desa Selorejo, sedangkan sisanya tersebar di beberapa desa yang ada di Kecamatan Dau. Potensi lahan seluas itu, dikatakannya akan semakin dimaksimalkan untuk wisata petik jeruk.

“Untuk di Desa Selorejo saja, saat ini terdapat sekitar 500 petani jeruk. Selain mendapatkan hasil dari menjual jeruknya saat panen, mereka juga mendapat penghasilan tambahan dari wisata petik jeruk ini,” terangnya.

Harga maupun paket yang ditetapkan sangat terjangkau wisatawan. Ada dua paket yang disediakan, yakni paket Rp 15 ribu per orang dengan fasilitas makan jeruk di tempat sepuasnya. Sedangkan paket ke dua adalah Rp 25 ribu per orang dengan fasilitas makan sepuasnya dan makan siang.

"Paket Rp 25 ribu dikhususkan untuk rombongan wisatawan yang jumlahnya lebih dari 10 orang,” imbuhnya. Untuk wisatawan yang ingin membawa pulang jeruk, diterapkan harga yang sangat murah Ngalamers, Rp.5 Ribu per kilogram.

Ada beberapa varietas Jeruk yang di tempat tersebut. Yakni jeruk varietas Baby ada tiga, Java paling manis, Pacitan paling segar dan Valencia berasa asam. Selain itu juga ada jeruk keprok batu 55 dan jeruk keprok punten.

 



Desa Selorejo sudah ditetapkan menjadi desa wisata oleh Pemkab Malang. Ngalamers yang berniat menginap jangan khawati, ada puluhan home stay yang telah disiapkan  bagi wisatawan yang ingin merasakan hawa malam pedesaan. Home stay itu adalah rumah milik warga yang dapat disewa oleh wisatawan yang berminat untuk menginap.
   
Panen Raya Jadi Agenda Wisata

Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan terus mengembangkan potensi wisata yang ada. Wisata petik jeruk Desa Wisata Selorejo akan dikembangkan menjadi ikon wisata di Kabupaten Malang.

Disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, Wisata Petik Jeruk yang ada di Kecamatan Dau, merupakan salah satu potensi wisata di Kabupaten Malang yang harus dikembangkan.

Bahkan agar Wisata Petik Jeruk ini tetap eksis dan terus berkembang, setiap tahunnya akan digendakan untuk acara syukuran. “Acara syukurannya seperti upacara petik laut. Tetapi ini adalah upacara petik jeruk. Rencananya syukuran yang diagendakan setiap tahun dilakukan antara bulan Agustus dan September,” jelas Made.


Sumber & Foto : malang-post  , tempatwisatamalang , ngalam


FOTO-FOTO: Agrowisata Petik Jeruk Selorejo

LOKASI: Agrowisata Petik Jeruk Selorejo

Alamat:
Desa Wisata Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

XXX: RETURN OF XANDER CAGE    
12:30  14:40  16:50  19:00  21:10
    
THE WARRIORS GATE    
12:00  14:15  16:30  18:45  21:00    


KOMENTAR

PARTNERS