Jumat, 28 Juli 2017

BE PART OF US!

Wana Wisata Coban Kethak

Dipublish pada: Senin, 18 Agustus 2014

Tak jauh dari perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Kediri terdapat sebuah air terjun bernama Coban Kethak. Berada di antara rerimbunan perkebunan durian dan hutan kawasan Desa Pait, Kecamatan Kasembon yang berhawa sejuk.

Nama Coban Kethak mungkin belum pernah Ngalamers dengar sebelumnya. Meskipun sering bepergian ke arah Kediri atau Jombang. Lokasinya yang cukup strategis di tepi Jalan Utama Malang - Kediri (kiri jalan dari arah Kediri) membuat kawasan wisata yang baru dibuka sekitar 4 minggu ini sangat potensial untuk dikembangkan.

Sebenarnya ketika Halomalang berkunjung pada Minggu (17/8) kemarin, wisata Coban Kethak belum resmi dibuka. Untuk sementara Ngalamers hanya dipungut Rp.3.000,- untuk biaya parkir. Belum ada tiket resmi yang dikeluarkan oleh pengelola.

Dari area parkir yang berada agak menjorok di samping jalan raya, jalan menuju air terjun bisa ditempuh kurang lebih 3 menit. Rutenya memang agak curam Ngalamers, meski sudah ditata dan dikeraskan dengan bebatuan, tetap dibutuhkan kehati-hatian. Berada di bawah pepohonan durian juga terdapat beberapa gazebo untuk beristirahat.

Di ujung jalan bebatuan yang tertata rapi, Ngalamers akan disambut oleh sebuah bangunan permanen mirip panggung terbuka yang (sementara) beralaskan bambu tepat di atas aliran sungai, sekitar 30 meter dari air terjun. Cukup luas untuk digunakan berfoto atapun mengamati air terjun dari sudut pandang yang bagus.

Coban Kethak berada pada aliran Kali (sungai) Lanang yang mengalir ke arah Kediri/Jombang. Memang tidak terlalu tinggi, namun mempunyai bentuk yang unik. Berada di antara tebing bebatuan yang tidak terlalu tinggi, aliran air terjun setinggi kurang lebih 15 meter ini merembet melalui bebatuan di bawahnya. Di sekitar kolam yang dangkal terdapat bebatuan berukuran cukup besar. Untuk saat ini pengunjung tidak disarankan untuk mandi atau masuk kolam di bawahnya, dikarenakan airnya masih keruh.

Menurut seorang penjaga Coban Kethak, Zainal Abidin, nantinya oleh pihak pengelola, aliran air yang melalui Coban Kethak akan dibuatkan saluran tersendiri dari sumber air yang bersih. "Kali Lanang saat ini terkadang masih digunakan masyarakat untuk membuang limbah dari ternak. Selain itu ketika di hulu hujan, airnya bisa cukup besar dan terkadang membawa material kayu" katanya.

Ditambahkan Zainal, masih banyak hal yang akan ditambah oleh pengelola, seperti akses listrik, perbaikan jalan menuju coban, serta penyempurnaan area parkir. Pembangunan area wisata Coban Kethak ini diprakarsai oleh seorang pengusaha lokal Kasembon yang bekerjasama dengan pihak Perhutani.

Seorang penjaga loket lainnya, Rizal juga mengungkapkan hal serupa, "Untuk sementara saat ini belum ada tiket masuk resmi, kami hanya menjaga parkir pengunjung," ungkapnya. Untuk saat ini wisata Coban Kethak dibuka dari pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 WIB.

Jika Ngalamers dari arah Kediri maupun Jombang, sempatkan untuk berkunjung, & jangan lupa mencicipi durian khas Kasembon.

Nama:

  • Wana Wisata Coban Kethak

Wilayah:

  • Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang

Fasilitas (sementara):

  • Area Parkir, gazebo, pos pantau, ruang bilas, kamar mandi

Akses:

  • 15 - 20 menit dari perbatasan Kabupaten Kediri (Kecamatan Kandangan).
  • 1 jam dari Kota Batu. (Kendaraan pribadi)
  • Kendaraan Umum (Bus Malang - Kediri - Jombang) turun di depan gerbang masuk.
  • Kendaraan Pribadi ( Roda 4 & 2)

FOTO-FOTO: Wana Wisata Coban Kethak

LOKASI: Wana Wisata Coban Kethak

Alamat:
Desa Pait, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang

comments powered by Disqus

BIOSKOP
DIENG

DUNKIRK    
12:15  14:25  16:35  18:45  21:00
    
WAR FOR THE PLANET OF THE APES    
12:30  15:15  18:00  20:45    


KOMENTAR

PARTNERS