Tuesday, 22 August 2017
halomalang.com

Arboretum Sumber Brantas

25-Mar-2015 [09:00]

Ruang Pertemuan & Beberapa Bangunan Di Kawasan Arboretum Sumber Brantas. Selasa (24/02/2015).

Berlokasi di sebelah timur kaki Gunung Anjasmoro, terdapat salah satu mata air Kali (Sungai) Brantas, salah satu sungai terpenting di Jawa Timur yang mengalir melalui Kota Malang, Blitar, Kediri, Jombang, Mojokerto, Surabaya, dan berakhir di selat Madura.

Arboretum Sumber Brantas (+-1.500 m dpl) adalah lokasi dimana salah satu mata air Kali Brantas tersebut berada, Ngalamers. Tepatnya berada di Dusun Sumber Brantas, Desa Tulungrejo - Bumiaji, kurang lebih 18 Km utara Kota Batu.

Meski sungai Brantas merupakan wujud major dari banyak mata air, namun mata air di kawasan Arboretum ini bisa disebut sebagai titik nol Sungai Brantas.

Kawasan Terlindung. Kanal Yang Menjadi Jalur Air Dari Sumber Brantas. Selasa (24/02/2015).

"Sebenarnya di atas sumber yang ada di sini (arboretum) ada mata air lain yang menuju Kali Brantas. Namun karena yang disini alirannya lebih lumintu (konsisten) maka lebih layak disebut Sumber Brantas." kata Viari Djajasinga,  Kepala Sub Divisi Jasa ASA III/2 Perum Jasa Tirta I kepada halomalang, Selasa (24/02/2015) ketika ditemui di lokasi Arboretum.

Pengembangan Kawasan Konservasi

Dalam perkembangannya, lokasi Arboretum Sumber Brantas semula digunakan sebagai lahan pertanian sayur oleh penduduk maupun petani setempat. Selanjutnya pada tahun 1982 dilakukan rehabilitasi mata air Sumber Brantas.

Melalui ganti rugi Proyek Brantas, pada 1983 dilakukan pembebasan lahan seluas 11 hektare dan pembuatan jalan desa penghubung jalan Kabupaten dengan Sumber Brantas sepanjang 1 km. Pada 1995 melalui proses ganti rugi oleh Perum Jasa Tirta I, dilakukan perluasan lahan 1 hektare.

Area Seluas Lebih Kurang 12 Hektar Yang Dijadikan Kawasan Konservasi Mata Air Kali Brantas. Selasa (24/02/2015).

Ngalamers, proses penghijauan kawasan Sumber Brantas dimulai secara simbolik dengan menanam 22 jenis tanaman kayu dan 1 jenis tanaman buah pada tahun 1983. Dua tahun kemudian penanaman pohon dilakukan secara bertahap hingga saat ini. Bahkan nama penanam diabadikan untuk melengkapi data nama pohon yang ditanam.

Salah satu yang ikonik dan langka adalah pohon Pinus Parana yang ditanam oleh Roedjito Dwidjomestopo, beliau adalah pimpinan Proyek Brantas pada saat itu. Tiga Pinus Parana yang menjulang kokoh di depan bangunan utama Arboretum ini dibawa langsung dari Brasil, sebagai buah tangan keikutsertaan Indonesia pada konferensi Bumi pada Juni 1992 di Rio De Janeiro.

Viari Djajasinga, Kepala Sub Divisi Jasa ASA III/2 Perum Jasa Tirta I (kiri) dan Gunawi (kanan), Berpose Diantara Pohon Pinus Parana. Selasa (24/02/2015).

Untuk diketahui Ngalamers, nama Arboretum Sumber Brantas diberikan oleh Menteri Kehutanan RI (Ir. Hazrul Harahap) saat berkunjung ke Sumber Brantas pada 1989. Selanjutnya melalui Surat Keputusan Menteri PU No. 631 tahun 1986 dan Surat Gubernur Jatim No. 63 tahun 1988 menetapkan kawasan Sumber Brantas sebagai suaka alam tata pengairan Sungai Brantas.

Karena merupakan lokasi konservasi mata air Kali Brantas, pengunjung yang ingin masuk ke wilayah Arboretum harus mendapatkan ijin dari petugas jaga. Jika ingin mengadakan kegiatan edukasi, penelitian, maupun rekreasi, Ngalamers harus terlebih dahulu mengajukan permohonan ke Perum Jasa Tirta I yang berkantor di Jalan Surabaya, Kota Malang.

Kawasan Lindung & Konservasi. Pengunjung Harus Ijin Terlebih Dahulu Kepada Petugas Jasa Tirta Untuk Masuk Arboretum. Selasa (24/02/2015).

Ketika ditemui halomalang di kawasan Arboretum, Viari Djajasinga mengungkapkan, pada awal Februari 2004 pernah terjadi peristiwa bersejarah ketika banjir lumpur menerjang area Sumber Brantas.

"Kawasan ini luluh lantak oleh timbunan material lumpur dan terjangan balok kayu berukuran besar yang terbawa air. Perkampungan penduduk juga ikut terkena dampak." terangnya sembari menunjukkan foto dokumentasi pasca banjir.

Menurutnya, faktor manusia yang merusak hutan di hulu adalah salah satu penyebab utama bencana banjir. Ketika hujan deras turun, air tak bisa terserap maksimal ke dalam tanah.

Jenis Tanaman

Pohon Kayu Manis (Cinnamomum Burmaii) Menjadi Salah Satu Koleksi Arboretum Sumber Brantas. Selasa (24/02/2015).

Dari data Perum Jasa Tirta I, hingga saat ini jenis pohon yang telah ditanam di Arboretum telah mencapai kurang lebih 3.200 pohon.

Terdiri dari 32 jenis tanaman yang beberapa merupakan pohon yang sudah terbilang langka Ngalamers, diantaranya: Kaju Manis (Cinnanonum Burmani), Kayu Putih, Gagar, Cemara Duri, Cemara Gunung, Cemara Pine Trees, Kina, Cempaka/Locari, Sengon, Pinus, Waker Kaspanye, Elo, Klampok, Pule, Beringin, Dadap Duri, Bendo, Dadap Minyak, Klerek, mahoni, Mindi, Oliander, Salam, Tarena, Wadang, Damar, Kemi, Bottle Brush, Cannon Ball, Kakrok, Kesek Tanjang, Juwet, Ketapang, Tanjung, Apokat, Puspa dan Suren.

Rencana Pengembangan dan Pelestarian

Isu pentingnya pelestarian Kali Brantas adalah salah satu tujuan pengembangan dan pelestarian Sumber Brantas. Termasuk mengkoleksi berbagai jenis pohon dalam bentuk Arboretum. Selain itu juga menonjolkan elemen-elemen pendidikan dan penelitian terutama upaya pelestarian air dan juga sebagai kawasan yang menarik untuk kegiatan ilmiah.

 

Area Di Samping Pintu Masuk Arboretum Sumber Brantas Yang Akan Dikembangkan. Selasa (24/02/2015).

Dalam rencana pengembangannya Ngalamers, di kawasan Arboretum akan ditambah beberapa elemen pendukung seperti jalan setapak, mushola, perkemahan, home stay, area parkir dll. Termasuk perluasan area Arboretum.

Keadaan Umum:
Nama: Arboretum Sumber Brantas
Ketinggian: + 1500 M (Dpl)
Curah Hujan Rata-rata: + 2.500 Mm/Th
Temperatur Rata-rata: 10 - 22 C
Debit Mata Air Rata-rata: 2,5 Liter/det
Luas Kawasan: + 12 Ha
Jenis Tanah: Andosol dengan tekstur debu dengan struktur remah, solum tebal.
Sifat Tanah: Agak asam.

Sumber Mata Air Inilah Yang Dianggap Sebagai Titik Nol Sungai Brantas. Selasa (24/02/2015).

Perum Jasa Tirta I:
Kantor Pusat
Jl. Surabaya 2 A Malang 65115, Po BOX 39
Telp: 0341 - 551971 Fax: 0341 - 551976
E-Mail: [email protected]
Website: jasatirta1.co.id

Sumber: Wawancara Dengan Kepala Sub Divisi Jasa ASA III/2 Perum Jasa Tirta I & Brosur Profil Arboretum Sumber Brantas.


BACA JUGA