Tuesday, 22 August 2017
halomalang.com

A Day To Walk: Menelusuri Kejayaan Eks Bioskop di Kota Malang

Di Kawasan Jl. KH. Agus Salim bisa disebut sebagai 'surganya' bioskop. Terutama untuk kelas A.

Tak terawat. Salah satu sudut di lantai 2 bangunan eks Bioskop Kelud. (24/01)

Periode 1970 hingga 1980'an adalah era keemasan bioskop di Kota Malang. Tak peduli hari libur, akhir pekan maupun hari biasa, warga Malang menjadikan bioskop sebagai hiburan primadona pada masa itu.

Sebut saja Bioskop Kelud, Merdeka Theater atau Agung Theater. Nama terakhir mungkin Ngalamers belum pernah mendengarnya, terlebih yang besar pada era 90'an. Nama sebelumnya kini tinggal puing-puing bangunan. Sedangkan Kelud, menjadi area parkir khusus salah satu bank milik pemerintah, dan bisa ditebak, gedungnya tak terurus.

Hanya tersimpan memori bahwa di bioskop misbar ini pernah dijejali 7000 penonton saat pemutaran film 'Inem Pelayan Seksi' (1976) yang dibintangi Titiek Puspa dan Doris Callebaute. Itu dulu.

Jadi jemuran. Kondisi loket di eks Bioskop Kelud saat ini. (24/01)

Sabtu (24/01/2015) kemarin, 26 peserta #ADayToWalk6 tampak menikmati hiruk pikuknya Kota Malang di siang hari. Dengan tujuan sama, yakni mengunjungi beberapa bangunan atau bekas Bioskop kuno yang ada di Kota Malang, plus beberapa lokasi bersejarah lainnya di sepanjang rute.

Dipandu oleh Sindyastra, sang penggagas acara, perjalanan #ADayToWalk6 kali ini dimulai dengan singgah di bekas lokasi kolam renang tertua di Kota Malang, 'Swimbath' yang lokasinya sekarang berada di Jl. Tangkuban Perahu. Saat ini tanpa bekas Ngalamers, telah menjadi area parkir sebuah mall (MOG).

Bioskop Kelud (Dulek, red: dibalik, istilah Malangan) di Jalan Kelud, Kecamatan Klojen adalah tujuan selanjutnya. Salah satu bioskop misbar (gerimis bubar) yang ada di Kota Malang, dulu. Lokasinya yang terbuka, tanpa atap juga menggambarkan jika Bioskop Kelud ditujukan untuk segmen penonton kelas menengah kebawah.

Bioskop 'Misbar' ini pernah disesaki 7000 penonton saat pemutaran film 'Inem Pelayan Seksi'. (24/01)

'Keistimewaannya ini dulu, orang-orang (penonton) bebas berbicara, teriak-teriak, atau mengomentari film yang sedang jalan asal nggak begitu rusuh.' jelas Sindy.

Puas berkeliling Kelud, peserta #ADayToWalk6 yang juga banyak diikuti mahasiswi ini melanjutkan jalan kaki menuju kawasan Kayutangan di Jl. Basuki Rahmat. Joe, mahasiswi Universitas Negeri Malang yang datang bersama 2 temannya mengaku tertarik dengan kegiatan ini.

'Karena acaranya unik, dan ingin tahu sejarahnya Malang. Karena kami bukan orang asli Malang.' ungkapnya.

Meski gaya bangunan tetap dipertahankan, mainan yang dijual di Toko Lido mengikuti perkembangan jaman. (24/01)

Di lokasi ini, #ADayToWalk6 mengunjungi salah satu toko mainan legendaris 'Toko Lido' yang tetap mempertahankan gaya arsitektur tempo dulu. Tak jauh dari perempatan Kayutangan, terdapat bekas bangunan Bioskop Merdeka yang kini telah dirobohkan karena sengketa kepemilikan.

Tinggal puing. Bangunan bekas Bioskop Merdeka sebenarnya termasuk cagar budaya di Malang. (24/01)

Berdiri sejak 1928, bangunan ini sebenarnya termasuk 180 cagar budaya di Malang, Ngalamers. Karena pernah dijadikan pujasera, di puing-puing bangunan masih terlihat beberapa daftar menu dan grafiti penghias dinding. Bioskop Merdeka dulunya adalah bioskop kelas B (menengah).

Sekitar 100 meter dari bekas Bioskop Merdeka, peserta singgah di Monumen Chairil Anwar. Meski tepat berada di depan Gereja Kayutangan, tak banyak peserta yang mengetahui keberadaan patung kepala ini, mungkin karena ukurannya yang tidak terlalu besar, dan juga tertutup rerimbunan taman. 'Oh, ternyata ada patung di sini.' celetuk salah satu peserta.

Monumen Chairil Anwar, salah satu monumen di Kota Malang yang jarang dikenal publik. (24/01)

Menjelang tengah hari, #ADaytoWalk6 singgah di salah satu monumen bersejarah yang (mungkin) Ngalamers juga tidak menyadari keberadaannya. Monumen Sejarah Perjuangan KNIP di depan Plaza Sarinah.

Bersejarah. Pernah menjadi lokasi Sidang Pleno KNIP pada 1947, membahas pentingnya Perjanjian Linggarjati. (24/01)

Bergerak menuju kawasan Jl. Merdeka Timur Kota Malang, Gedung CIMB Niaga saat ini dulunya merupakan bangunan Ria Theater, dari sebelumya bernama Rex.

Tanpa bekas. Eks bangunan Ria Theater yang kini menjadi bangunan yang ditempati salah satu bank swasta. (24/01)

'Rex merupakan salah satu dari 2 bioskop pertama di Kota Malang pada era 1930an, salah satunya adalah Bioskop Alhambra di Jl. KH Agus Salim (sekarang Carrefour/Mitra 1).' terang Sindy dengan bersemangat.

Di Kawasan Jl. KH. Agus Salim bisa disebut sebagai 'surganya' bioskop. Terutama untuk kelas A. Di lokasi gedung Carrefour Market dulunya pernah berdiri Alhambra Theater (1928), berganti menjadi Grand Theater hingga terakhir bernama Agung Theater.

Peristirahatan dan hiburan. Alhambra Theater (1928), salah satu bioskop tertua di Kota Malang pernah berdiri di kawasan ini. (24/01)

Berdampingan di sebelahnya adalah Surya Theater, dari sebelumnya Globe Theater. Sedikit bergeser ke arah timur, tepatnya di Malang Plaza, dulunya merupakan Atrium Theater hingga berganti nama Ratna Theater.

Sebelum menuju lokasi terakhir di Bioskop Garuda, Sindy mengajak peserta singgah di depan depot bergaya tempo dulu 'Hok Lay'. Berada di Jl. KH Ahmad Dahlan, spesialis Lumpia Semarang & Cwiemie ini berdiri sejak 1946. Hingga sekarang gaya arsitektur & penyajian klasiknya masih dipertahankan, Ngalamers. Jangan lupa icip The Authentic Fosco-nya yang melegenda.

Sejak 1946. Spesialis Lumpia Semarang & Cwiemie. (24/01)

Menjelang pukul 13.00, #ADayToWalk6 tiba di Bioskop Garuda (Garuda Theater) di Jl. Kyai Tamin, Kidul Pasar. Masih berada satu kompleks dengan SDN Sukoharjo 1, kondisi bangunan berwarna hijau ini terbilang lebih baik dari tempat-tempat sebelumnya kami kunjungi.

Meski demikian tak banyak yang digali dari sejarah bioskop ini.

Tertutup. Bangunan eks Bioskop Garuda di Kelurahan Sukoharjo, sesekali masih digunakan untuk kegiatan warga. (24/01)

Di samping pintu yang dikunci, terpampang tulisan untuk ijin ke Kodim setempat jika ingin masuk/menggunakan gedung. Warga sekitar juga tak bisa memberi banyak informasi, Ngalamers.

Sekitar 50 meter dari bangunan bioskop, terdapat Monumen Prasasti Perjuangan Arek-arek Kidul Pasar Malang. Berisi 15 daftar pejuang yang gugur membela bangsa pada masa revolusi 1945.

Monumen Prasasti Pejuang Arek-arek Kidul Pasar. (24/01)

Selanjutnya, Sindy menambahkan jika ia bersama rekan-rekan lainnya berkinginan mengajak mesayarakat untuk peduli dengan sejarah Malang sesuai passionnya masing-masing.

'Kita bikin sebuah gerakan di bidangnya masing-masing. Jika A Day To Walk, jalan-jalan menyusuri bangunan kuno, dll. Jika fotografi dan video bisa merekam kondisi bangunan tersebut. Nah hasilnya kita serahkan ke pemerintah, agar mau melindungi bangunan-bangunan tersebut.' pungkasnya.

Peserta #ADayToWalk6 berpose di depan eks Bioskop Garuda. (24/01)

Ide berjalan kaki menyusuri lokasi bersejarah ini mendapat tanggapan positif dari salah satu peserta, Ahmad Nasiruddin. 'Orang harus berubah kebiasan dari yang suka berkendaraan menjadi pejalan kaki. Inginnya dimulai dari lingkungan terdekat, orang-orang sekitarku.' terang Mahasiswa Agribisnis UB ini.

Terlebih saat ini volume kendaraan di Kota Malang sudah tidak mencukupi dengan kondisi jalan yang ada, Ngalamers.

'Sebagai komitmen untuk menjadi pejalan kaki/pedestrian, aku harus menunjukkan kepada orang-orang sekitar jika yang aku lakukan untuk perubahan yang lebih baik.' pungkas Ahmad. [WA]


PROMO KULINER HARI INI

Papertown New Menu Promo
Rasain sensasi Hot n Spicynya Taiwanese Chicken Crispy Hot Chilli yang cuma ada di Papertown
Papertown New Menu Promo
Rasain sensasi Hot n Spicynya Taiwanese Chicken Crispy Hot Chilli yang cuma ada di Papertown

Papertown New Menu Promo
Rasain sensasi Hot n Spicynya Taiwanese Chicken Crispy Hot Chilli yang cuma ada...

Diskon Sesuai Umur Semua Varian Pizza
Diskon sesuai umur pada seluruh varian Pizza Goodies untuk siapapun yang berulangtahun pada tanggal 17 Agustus
Diskon Sesuai Umur Semua Varian Pizza
Diskon sesuai umur pada seluruh varian Pizza Goodies untuk siapapun yang berulangtahun pada tanggal 17 Agustus

Diskon Sesuai Umur Semua Varian Pizza
Diskon sesuai umur pada seluruh varian Pizza Goodies untuk siapapun yang berulan...

Promo Bernardi Bakso Beli 2 Gratis 1
Bernardi Bakso Sapi Keju 500gr beli 2 gratis 1
Promo Bernardi Bakso Beli 2 Gratis 1
Bernardi Bakso Sapi Keju 500gr beli 2 gratis 1

Promo Bernardi Bakso Beli 2 Gratis 1
Bernardi Bakso Sapi Keju 500gr beli 2 gratis 1


BACA JUGA