Tuesday, 22 August 2017
halomalang.com

Lokasi Penukaran Uang Baru Untuk Lebaran

16-Jun-2017 [15:00]

Membagikan uang baru di Hari Raya Idul Fitri kepada sanak saudara menjadi tradisi yang tak bisa dipisahkan. Tak ayal, setiap tahunnya, Bank Indonesia selalu menyediakan "uang baru" untuk melayani tradisi ini. Persediaan uang ini pun selalu bertambah dari tahun ke tahun, Ngalamers.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengatakan, sebanyak 117 lokasi penukaran uang itu, terdiri dari 43 Kantor Perwakilan BI dan juga kantor kas, serta 74 kas titipan. "Sebagian besar uang yang disediakan untuk penukaran adalah uang baru tahun emisi 2016," ujar Suhaedi.

Syarat Penukaran
Suhaedi mengatakan bagi masyarakat yang ingin menukarkan uangnya harus membawa kartu identitas seperti KTP atau SIM. "Satu identitas hanya bisa menukarkan satu kali dalam sehari," kata Suhaedi. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi penukaran berulang. Meski melakukan penukaran di tempat lain, identitas yang sudah digunakan tetap tidak akan dilayani.

BI mengatur masyarakat hanya dapat melakukan penukaran uang satu kali dalam sehari dengan maksimal penukaran adalah Rp3,7 juta dalam satu hari untuk satu identitas dengan pecahan 100 lembar (satu pak). "Satu pak pecahan Rp 20.000 senilai Rp 2 juta, 1 pak pecahan Rp 10.000 senilai Rp 1 juta, 1 pak pecahan Rp 5.000 senilai Rp 500.000, dan 1 pak pecahan Rp 2.000 senilai Rp 200.000. Jadi maksimal itu satu orang itu Rp 3,7 juta, kalau mau tukar di bawah itu boleh, tapi tetap harus dalam 1 pak," terang Suhaedi.

Adapun estimasi kebutuhan penarikan uang tunai di periode Idul Fitri 2017 adalah Rp167 triliun atau naik 14 persen dibanding Idul Fitri 2016. "Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap persediaan uang kartal, karena BI memiliki persediaan yang cukup," ujar Suhaedi.

Sumber : Merdeka, malangtoday


BACA JUGA