Thursday, 21 March 2019
halomalang.com

Toko Ditutupi Pagar Seng, Pemilik Ruko Dinoyo Mengadu ke Dewan

01-Mar-2012 [00:00]

toko ditutupi pagar seng, pemilik ruko dinoyo mengadu ke dewan

Para pemilik ruko (rumah pertokoan) di Dinoyo mengeluhkan tindakan premanisme investor Pasar Dinoyo yang seenaknya menutupi ruko dengan pagar seng. Karena tidak terima dengan itu, salah seorang pemilik ruko bernama Loenawati akhirnya mengadu kepada Dewan dalam hearing bersama Komisi A DPRD Kota Malang pada Rabu (29/2/2012) kemarin. Leonawati berkata,"Percuma saja bila toko kita tetap buka setiap harinya. Karena tidak ada warga yang tahu jika toko kami masih berjualan karena toko ditutup dengan pagar seng."

Pemilik ruko itu mengeluhkan sikap investor yang kurang menghormati keberadaan ruko miliknya. Hal itu dikarenakan di depan ruko tersebut diberi pagar seng sebagai pembatas pembangunan Pasar Dinoyo. Padahal para pemilik ruko masih tetap berdagang di sana hingga saat ini.

Kuasa hukum pemilik ruko, Syarif Hadi Suryono mengatakan bahwa penutupan pagar seng itu menyebabkan akses jalan menuju ruko menjadi terhambat. “Memang masih ada pintu masuk selebar 2 meter. Tapi tetap saja tidak bisa dilihat secara bebas oleh calon pembeli dari luar jalan,” tukasnya. Ia berharap DPRD Kota Malang mau memfasilitasi persoalan ini sehingga selama belum ada kesepakatan harga soal pembebasan ruko, investor pasar tidak menutup ruko kliennya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Arif Wicaksono berjanji akan menurunkan pihak perwakilannya untuk terjun langsung ke lapangan dan melihat kondisi sebenarnya. Ia berkata,"Kami juga akan berupaya mencarikan solusi yang tidak merugikan pihak yang terkait". Lebih lanjut lagi, Arif menambahkan,"Secepatnya kami akan memediasi kedua belah pihak atas persoalan ini." Arif hanya berharap agar nantinya pihak pemilik ruko tidak memanfaatkan moment ini dengan meminta harga tinggi dalam proses mediasi.



BACA JUGA