Thursday, 02 April 2020
halomalang.com

Ritual Sengkala Bur-Manuk Doakan Keselamatan Indonesia

18-Jun-2014 [08:50]

Ada tradisi unik yang digelar warga yang tinggal di kawasan Candi Kidal, Kecamatan Tumpang, untuk membuang 'sial', Ngalamers. Ritual tahunan ini dinamakan Ruwatan Sengkala Bur-Manuk.

Kegiatan adat ini digelar oleh Lembaga Pengkajian Pelestarian dan Pengembangan Budaya Jawa (LP3BJ) bersama Organisasi Masyarakat Raket Prasaja.

Ritual yang juga diramaikan dengan sendratari "Garudeya" tersebut ini bertujuan untuk mendoakan bangsa Indonesia agar dibebaskan dari bencana kekeringan, dan berbagai masalah bangsa terutama menjelang pilpres.

Bur-Manuk berasal dari kata Ngeburke Manuk (dalam bahasa Jawa), jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya menerbangkan burung. Sesuai namanya Ngalamers, Ruwatan Sengkala Bur-Manuk digelar dengan membebaskan ratusan ekor burung yang dilakukan oleh peserta dan perwakilan undangan.

Melepas burung sebagai simbol, semoga sengkala, hidup, dan cita-cita dilepaskan Tuhan seperti burung yang dilepaskan.

Sumber: soloraya



BACA JUGA