halomalang.com

Sanggar Asmoro Bangun Pertahankan Warisan Budaya Topeng Malangan

02-Sep-2014 [17:00]

Buat Ngalamers yang berasal dari luar kota dan tengah singgah di Kota Malang untuk berlibur, cobalah untuk menikmati wisata warisan budaya yang tak kalah menarik di sini.

Kota kebanggaan Ngalamers ini memiliki kesenian tradisional yang cukup dikenal masyarakat luas, yakni Topeng Malangan. Hingga dewasa ini, Topeng Malangan pun masih sering ditampilkan di acara-acara besar kota.

Memang, sudah tak banyak seniman yang menggeluti kesenian ini. Tetapi bukan berarti tidak ada sama sekali. Salah satu yang bertahan adalah Sanggar Asmoro Bangun. Sanggar ini adalah milik Maestro Topeng Malang yang juga menjadi pembuat topeng Malang pertama, Mbah Karimun. Beliau sudah tiada beberapa tahun silam namun sanggarnya diteruskan oleh keturunannya, Handoyo dan Saini.

Di sanggar yang terletak di Dusun Kedung Monggo, Desa Karang Pandan, Kecamatan Pakisaji, Malang ini biasanya digelar pertunjukan wayang topeng. Biasanya, pertunjukan Topeng Malangan digelar 36 hari sekali atau setiap Senin Legi (Senin Manis, red).

Konon, dipilihnya Senin Legi karena untuk memperingati adat buka desa pertama kali, yaitu desa tempat berdirinya sanggar tersebut. Pertunjukan biasanya digelar malam hari sekitar jam 19.00 dengan durasi waktu 2 jam. Lakon yang diangkat biasanya adalah kisah Panji Asmarabangun, Ngalamers.

Selain menampilkan pertunjukan Topeng Malangan, Sanggar Asmoro Bangun juga memberikan kursus tari kepada anak-anak. Biasanya pelatihan tari dilaksanakan setiap hari Minggu.

Nah, kalaupun tak sempat menyaksikan gelaran Topeng Malang, Ngalamers juga bisa berkunjung ke Sanggar Asmoro Bangun untuk membeli cenderamata topeng. Topeng yang dijual merupakan buatan asli dari sanggar ini lo. Termasuk topeng-topeng yang digunakan dalam pertunjukan pun juga dibuat sendiri.

Adapun beberapa cenderamata topeng mulai dari berbentuk gantungan kunci maupun yang dijadikan hiasan. Ukurannya pun bervariasi dari topeng berukuran mini sampai berukuran besar, Ngalamers. Ukiran topeng yang ada disesuaikan dengan karakter yang dibawakan selagi pertunjukan.

Di tengah ingar bingar masyarakat modern, keberadaan Topeng Malangan ini rupanya semakin terpinggirkan. Agar tak semakin hilang, tak ada salahnya menyaksikan pertunjukan topeng atau mengunjungi sanggar. Ini merupakan salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga dan melestarikan Topeng Malangan, Ngalamers.
 
Sumber: Kompas

Alamat:
Padepokan Seni Topeng Asmoro Bangun
Jl. Prajurit Slamet, Dusun Kedung Monggo, Desa Karang Pandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang
CP: Handoyo (08175404437)



BACA JUGA