halomalang.com

Susan Soewono, Pemilik Istana Boneka Berlisensi Disney

21-Oct-2014 [08:00]

Boneka, mungkin salah satu mainan yang wajib dimiliki, memang mayoritas anak-anak, tetapi boneka bisa juga dibutuhkan oleh orang dewasa, misalnya untuk kado, atau untuk acara lamaran dan pernikahan. Di Malang sendiri, Ngalamers pasti tak asing lagi dengan istana boneka atau yang sering disebut isbon.

Susan Soewono adalah pemilik dari Isbon. Susan memulai bisnis kreatif pembuatan boneka pada tahun 2000. Ketika itu, dia sudah mempunyai minimarket Simpang Borobudur. Karena toko itu mulai ramai, Susan berpikir untuk membuka usaha lain dan muncullah ide untuk membuat toko boneka. Saat itu ia hanya mengambil boneka dari supplier dan menjualnya lagi.

Tetapi karena dia berpikiran untuk berkembang dan ingin membuat berbeda usahanya daripada yang lain, akhirnya Lulusan sarjana elektronik inipun membuka home industri dan mempekerjakan sekitar 50 orang pada tahun 2005. Usahanya terus berkembang, dan saat ini Istana Boneka memiliki sebuah pabrik dengan 450 pekerja. Serta memiliki 41 toko yang tersebar di Malang, Surabaya, Jakarta, Bogor, Bali dan berbagai daerah lainnya.

Ada yang unik dari boneka yang dijual di Istana Boneka yaitu mempunyai garansi seumur hidup. Ini dilakukan agar konsumen bisa tetap ‘memelihara’ boneka yang dibeli di Isbon bisa tetap bertahan lama. "Jadi, semua yang membeli boneka di Isbon akan dapat sertifikat Lifetime Guarantee. Kalau untuk mengganti kacing yang copot atau mata yang hilang itu gratis, tetapi kalau untuk mengisi busa atau mencuci, maka akan chargenya. Servis ini kami berikan demi kepuasan pelanggan,” jelasnya
 
Meski sudah mendapatkan lisensi dari Disney, boneka buatan Istana Boneka tidak terlalu mahal dibandingkan boneka impor. Dia memberi contoh, boneka Elsa (karakter di film Frozen) dijual dengan harga Rp350 ribu. Sedangkan boneka impor Elsa dijual dengan harga Rp1,5 juta. “Boneka yang dijual di Istana Boneka merupakan boneka ‘ndeso’ yang dibuat di kota kecil Malang. Tetapi, kualitasnya tidak kalah dengan boneka impor. Bahkan, pihak Disney memuji kualitas boneka buatan Istana Boneka. Mereka meminta boneka karakter Disney buatan Isbon dikirim ke kantor cabang mereka di Singapura. Jadi, kalau anda ke Disney di Singapura, di sana ada boneka buatan Isbon yang dipajang,” kata Susan bangga.

Sebelum mendapat lisensi dari Disney, Susan pernah harus merelakan satu truk besar boneka karakter tokoh film Frozen buatan pabriknya harus dibakar. Lantaran boneka tersebut dituduh bajakan oleh pihak Disney, dan harus dimusnahkan. "Nilai boneka ada ratusan juta rupiah, tapi yang menyedihkan boneka itu harus dibakar. Padahal saya sudah meminta jangan dimusnahkan, bagikan saja ke anak yatim piatu. Tapi tetap saja dibakar oleh perwakilan Disney," katanya.

Peristiwa yang terjadi sekitar Maret 2014 itu tidak membuat Susan patah arang. Ia kemudian mengajukan diri untuk mendapat izin lisensi dari Disney. Awalnya, pihak Disney di Amerika Serikat pesimistis lantaran Indonesia dinilai sebagai gudangnya produk bajakan.

Untuk mendapat lisensi itu disebut Susan tidak mudah. Selain harus merogoh duit cukup dalam, standar yang diterapkan oleh Disney juga tinggi. Pihak Disney juga harus melihat langsung pembuatan boneka di pabrik, mengecek tingkat kesejahteraan dan keselamatan pekerja pabrik. "Ada tim Disney yang diterjunkan langsung, tapi setelah melihat kondisi pabrik  kami akhirnya lisensi itu diberikan," ujar Susan.

Hingga saat ini, sambung dia, standar tinggi tetap diberlakukan pihak Disney. Setiap boneka yang baru selesai dibuat, harus ada satu contoh yang dikirim ke Disney untuk dicek kualitasnya. Karena itu Susan menjamin secara kualitas boneka buatan Isbon tidak kalah dengan produk impor.
 
Isbon sendiri dinobatkan sebagai pemegang lisensi terbaik oleh pihak Disney pada Juli 2014. Saat itu digelar pameran boneka oleh pemegang lisensi Disney di Indonesia.  "Isbon dipuji menjadi yang terbaik, bahkan boneka kami juga diminta untuk dikirim ke kantor perwakilan Disney di Singapura untuk dipajang di sana," ungkap Susan.
 
Istana Boneka (Isbon) juga ada di:
Istana Boneka 2A
Jl.Simpang Borobudur 2A / Ph. (0341) 475766

Istana Boneka Sawo
Jl. Mayjen Wiyono / Ph. (0341) 335141

Istana Boneka Gajayana
Jl. Gajayana 19 Kav. 5 / Ph.(0341) 558907

Istana Boneka Araya
Plaza Araya LantaiI / Ph.(0341) 6373375

Istana Boneka Matos
Malang Town Square Lantai Upper Ground Ph.(0341) 559890

Sumber : suara, liputan6



BACA JUGA