Sunday, 15 September 2019
halomalang.com

Terumbu Karang di 18 Pantai Malang Selatan Alami Kerusakan

28-Oct-2014 [12:09]

Ngalamers, selain faktor alam, ulah manusia rupanya juga menjadi penyebab rusaknya terumbu karang di banyak pantai di selatan Kabupaten Malang.

Dikutip dari laman resmi Kominfo Jatim, Rabu (15/10), data Dinas Kelautan dan Perikanan menyebutkan jika, terumbu karang di 18 pantai selatan tersebut mengalamai kerusakan sedang hingga berat.

"Guna mempertahankan terumbu karang yang masih tersisa, Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan berbagai upaya, di antaranya menggandeng perguruan tinggi dan para peniliti," kata Wahyu Hidayat, Kepala DKP Kabupaten Malang, Rabu (15/10).

Dari kerjasama tersebut diharapkan para peneliti bisa menemukan alat yang dapat merangsang pertumbuhan terumbu karang.

Menurut Wahyu, beberapa waktu lalu, para peneliti Universitas Brawijaya (UB) membuat alat yang dialiri listrik dengan daya tertentu yang mampu mempercepat tumbuhnya terumbu karang.

"Kami akan segera melakukan pendekatan dan menjalin kerja sama dengan UB terkait upaya penyelamatan terumbu karang ini," ungkapnya.

Saat ini 18 di antara 19 pantai yang menjadi tujuan wisata di Malang Selatan, terumbu karangnya telah rusak. Bahkan, kata Wahyu, hanya di kawasan Pantai Licin saja yang terumbu karangnya masih utuh.

"Kerusakan terumbu karang yang disebabkan aktivitas manusia ini rata-rata akibat penggunaan potas oleh nelayan yang menangkap ikan serta pencurian yang belum lama ini terungkap dan pelakunya ditangkap," pungkasnya.

Sumber: kominfo.jatimprov
Foto Ilustrasi: tourismnews



BACA JUGA