halomalang.com

101 Pernik Tentang Kota Malang [3]

30-Mar-2015 [11:30]

Lanjutan 101 Pernik Tentang Kota Malang [1], 101 Pernik Tentang Kota Malang [2]

60. Toko Oen yang terletak di dekat Alun-Alun Kota Malang, ternyata sudah ada sejak jaman Penjajahan Belanda pada tahun 1930. Toko Oen dikenal dengan ice creamnya.

59. Sejak didirikan pada 1955, Depot Soto Ayam Lombok sudah banyak dikenal masyarakat dengan cita rasanya yang khas. Soto Lombok nampak berwarna keruh kecoklatan, agak kental. Penyajiannya sendiri terdiri atas nasi dengan potongan kentang rebus, telur bebek rebus, mie su'un, irisan kubis segar, taoge, potongan daging ayam kemudian ditaburi koyah.

58. Warung Lama H. Ridwan sangat dikenal masyarakat Malang akan citarasanya yang legendaris, Ngalamers. Seperti namanya, Warung Lama H. Ridwan ini memang sudah ada sejak lama, yakni sejak jaman sebelum kemerdekaan Indonesia dari tahun 1919.

57. Taman Merbabu berada di Jl. Merbabu, Kota Malang, dekat dengan daerah Ijen luasnya mencapai 3.942 m2. Fasilitas tersebut di antaranya, lapangan futsal mini, jogging track, arena olahraga lansia, arena bermain anak berpasir, taman bacaan, serta pedestrian untuk difabel.

56. Salah satu lagi taman kota Malang Taman berada di depan Stasiun Malang yang dulu kumuh dan gelap sekarang telah menjadi cantik, Ngalamers. Taman Bentoel Trunojoyo terdiri dari dua bagian, yaitu Taman Trunojoyo Bagian Utara dan Taman Trunojoyo Bagian Selatan. Taman bagian utara dilengkapi dengan fasilitas bermain, kesehatan, dan juga taman belajar bagi masyarakat. Taman Trunojoyo Bagian Selatan memiliki fasilitas berupa food court yang menyediakan banyak pilihan menu. Ada pula arena Teater Terbuka berbentuk lingkaran yang dilengkapi tempat duduk bagi penonton.

55. Taman Singha Merjosari berlokasi di Jl. Mertojoyo Selatan, berlokasi di depan Pasar Merjosari, Ngalamers bisa menemukan berbagai fasilitas, diantaranya gazebo, are foot theraphy, zona tanaman langka, jogging track, playground, sawah edukasi, dan lain sebagainya.

54. 'No Mans Land' adalah band pengusung Skinhead/Oi! Punk asal Kota Malang, veteran Punk ini merilis Split dengan Surgery Without Research (Anarcho Punk dari Inggris) dan The Young Boots (Skinhead dari Malang). Split ini dirilis oleh label asal Belanda, Aggrobeat Records dalam bentuk vinyl.

53. Kecamatan Ampelgading, Sentra Kambing Perah Terbesar di Indonesia

52. Batik Malang memang belum sepopuler batik yang ada di daerah Jawa, namun keindahaan Batik Malang tidak kalah bagusnya dengan batik yang ada di daerah lain karena memiliki corak batik tersendiri yang khas dan unik. Sesuai data peninggalan sejarah Kerajaan Singhasari dan Majapahit, motif hias batik telah dipakai oleh para raja dan permaisuri, serta terukir pada relief patung di kompleks candi yang ada di kota Malang. Dari kenyataan ini membuktikan bahwa keberadaan batik di Kota Malang telah ada sebelum tahun 1900-an.

51. Mike Ragnar adalah Kreator Burger Raksasa Dari Malang.

50. Kali pertama lambang Kota Malang ada pada 7 Juni 1937, berupa perisai berwarna biru dengan mahkota kuning emas berdasar merah di bawahnya sedang dibawa oleh dua ekor singa. Ada pita yang menjuntai yang berbunyi: Malang Nominor Sursum Moveor, artinya Malang Namaku Maju Tujuanku.

49. Pada 30 Oktober 1951 bentuk lambangnya kota Malang, berupa burung Garuda berwarna kuning emas yang membentangkan sayapnya. Di dadanya tergantung sebuah perisai berwarna hijau yang berlukiskan Tugu dengan untaian padi dan kapas, harimau, dan bunga teratai putih yang berkembang. Di bawah telapak kaki harimau ada pita yang berjuntai dengan semboyan ’Malang Namaku Maju Tujuanku’.

48. Ketika kota Malang merayakan hari ulang tahunnya yang ke-50 pada tanggal 1 April 1964, Lambang kota Malang berubah menjadi : “Malangkucecwara”. Semboyan baru ini diusulkan oleh almarhum Prof. Dr. R. Ng. Poerbatjaraka, karena kata tersebut sangat erat hubungannya dengan asal-usul kota Malang yang pada masa Ken Arok kira-kira 7 abad yang lampau telah menjadi nama dari tempat di sekitar atau dekat candi yang bernama Malangkucecwara.

47. 14 Juli 1970 lambang yang baru muncul berupa bersudut lima dengan warna merah putih. Dasar perisai berwarna hijau. Bintang bersudut lima berwarna kuning. Monumen Tugu di tengah berwarna biru serta pita putih dengan semboyan ’Malangkucecwara’.

46. Stadion Universitas Muhammadiyah Malang yang memang merupakan fasilitas kampus Universitas Muhammadiyah Malang, tetapi masyarakat umum pun bisa menggunakan stadion ini. Letak Stadion Universitas Muhammadiyah Malang yaitu di Jl. Raya Tlogomas, tepatnya di area timur Universitas Muhammadiyah Malang Kampus III. Stadion ini mulai digunakan sejak 1998 dan bisa menampung hingga 2000 orang.

45. Stadion Universitas Negeri Malang, stadion milik Universitas Negeri Malang (UM) ini juga terletak di area kampus UM, yaitu di Jl. Surabaya no. 6, Malang. Stadion ini telah menjadi saksi mata dari beberapa event penting, mulai dari Festival Jajanan Bango hingga menjadi tempat latihan klub kebanggaan warga Malang, Arema. Stadion UM yang berkapasitas maksimal 2000 orang ini baru beroperasi sejak tahun 2008.

44. Malang sebagai Kota Pendidikan mendapat julukan tersebut karena banyaknya fasilitas pendidikan yang memadai dan suasana kota Malang yang tenang, menjadikkannya sangat cocok untuk belajar atau menempuh pendidikan.

43. Malang juga sebagai Kota Pelajar, setelah mengantongi julukan sebagai "Kota Pendidikan", wajar kiranya jika predikat "Kota Pelajar" diberikan pula kepada Malang. Karena di kota Malang sedikitnya ada lima universitas negeri seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Islam Malang, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Kesehatan Malang dan puluhan Perguruan Tinggi Swasta yang dimiliki Malang. Fakta tersebutlah yang menjadikan Malang banyak didatangi para pelajar dari berbagai pulau bahkan negara luar Indonesia untuk mengais pendidikan yang lebih baik di sini.

42. Siapapun Ngalamers yang berkunjung ke Malang dan tengah melakukan diet, sebaiknya mengurungkan niatannya. Banyak sekali aneka makanan khas Malang, kuliner dari berbagai daerah di Nusantara, bahkan sampai kuliner kelas Internasional bisa ditemukan di sini. Dari bakso, mie, nasi goreng, soto, steak, kopi, ice cream, Italian food, Chinese food, Seafood, dan varian makanan lainnya yang sudah sangat dikenal dan digemari masyarakat luas ada di Malang. Inilah alasan banyak pemburu kuliner sering berkunjung ke Malang dan kemudian menyebutnya sebagai "Kota Kuliner".

41. Menurut informasi yang HaloMalang lansir dari wikipedia, julukan "Kota Bunga" ini diberikan kepada Malang karena cita-cita yang merebak di hati setiap warga kota senantiasa menyemarakkan sudut kota Malang hingga di tiap jengkal tanah warga dihiasi dengan warna-warni bunga.



BACA JUGA