halomalang.com

Titik Nol Kota Malang Akan Jadi Lokasi Wisata

30-May-2016 [09:00]

Pemkot Malang akan menjadikan titik nol Kota Malang sebagai ikon destinasi wisata heritage dan edukasi, Ngalamers. Seperti diketahui, titik nol Kota Malang berlokasi di bawah jembatan penyeberangan Jalan Merdeka Utara (sebelah utara Alun-alun Merdeka).

Wacana tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dyah Ayu Kusumadewi yang tertuang dalam Rencana Tata Ruang Kota Malang 2015-2035. Alasannya karena titik nol merupakan saksi bisu sejarah perjalanan Kota Malang sehingga cocok jika dijadikan sarana edukasi dan juga wisata.

Namun Dyah Ayu belum bersedia mengungkapkan secara gamblang rencana mempercantik titik nol Kota Malang tersebut. Ia hanya mengungkapkan bahwa detailnya sudah tertuang dalam Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) 2013-2035.

RDTR 2013-2035 itu sendiri merupakan master plan wajah baru Kota Malang yang digagas oleh Walikota Malang Moch. Anton. RDTR tersebut mengutamakan harmoni ruang, dimana tata ruang kota diciptakan seharmonis mungkin tanpa mencampuradukkan kawasan jasa, perumahan, maupun sentra kuliner. Hal ini merupakan wujud keinginan Abah Anton untuk Kota Malang yang sejuk, hijau, dan bersih.

Konsep tata ruang lainnya yang terdapat dalam RDTR 2013-2035 alah mengubah delapan titik Kota Malang menjadi kawasan setara metropolitan. Yakni kawasan Kayutangan, Alun-Alun Merdeka, Alun-Alun Tugu, koridor Semeru, kawasan Stadion Gajayana, Pasar Besar Malang, Pecinan, Kauman, Jalan Ijen, Simpang Balapan, hingga kawasan Mayjen Sungkono, dan Ki Ageng Gribig.

Selain itu, konsep perubahan wajah Kota Malang juga bakal ditunjang dengan pembuatan gedung parkir terpusat serta food court di Alun-Alun Mall dan pembuatan city walk atau area ramah pejalan kaki di kawasan Pasar Besar Malang.

Sumber: Detik



BACA JUGA