Sunday, 15 September 2019
halomalang.com

Kisah Sukses Mike Ragnar, Kreator Burger Raksasa Dari Malang

Disebutnya, Burger Buto merupakan menu frustasi pembawa berkah karena penjualannya asal saja waktu itu berhubung kepepet dan Kedai 27 akan ditutup.

Siapa yang tidak kenal Burger Buto, Ngalamers? 'Burger Raksasa' ini cukup akrab di kalangan pecinta kuliner Kota Malang. Nah, di balik kesuksesan bisnis kuliner ini ternyata ada kisah menarik dari Ibu Mike Ragnar, sang pemilik usaha Kedai 27.

Mike Ragnar, sempat sangat frustasi karena usaha restorannya sangat sepi bertahun-tahun. Kedai 27 mengalami masa krisis pada awal berdiri dan hampir bangkrut di tahun ke delapan. Namun, setelah menu Burger Buto keluar, kedai ini mendadak sangat ramai dan sukses sampai sekarang. Saat ini Kedai 27 yang terletak di Jalan Sarangan no.27 terkenal dengan menu primadonanya "Burger Buto". Burger berukuran raksasa ini menjadi menu andalan setiap pengunjung yang datang ke tempat ini.

Disebutnya Burger Buto merupakan menu frustasi pembawa berkah karena penjualannya asal saja waktu itu berhubung kepepet dan Kedai 27 akan ditutup.  “Jual aja lah siapa tau ada yang mau … “ ujarnya.

Mike mengakui tidak memiliki strategi marketing secara khusus, karena semuanya berjalan secara tidak disengaja. Setelah berjalan dengan ketekunan usaha dan kerja keras, keberuntungan ada di pihak Ibu Mike. Hingga saat ini Kedai 27 tumbuh menjadi salah satu tempat wisata kuliner favorit di Kota Malang.

Ibu Mike membagikan beberapa tips yang bisa kita terapkan pada saat kita menjalankan bisnis, Ngalamers : 

Fokus dan usaha

Berjualan keliling agar mendapatkan pemasukkan tambahan pernah dirasakan oleh Ibu Mike. Disebabkan betapa sulitnya mendatangankan tamu ke Kedai 27, Ibu Mike berjualan keliling untuk menutupi biaya operasional kedai. Yang penting adalah bagaimana kita terus fokus dan pantang menyerah dalam apapun yang kita lakukan. 

Memahami usaha yang dijalankan

Bahwa dalam berbisnis kuliner, kita harus benar-benar paham terlebih dahulu dengan bisnis kita. Bagi Kedai 27, menjaga konsistensi kualitas seperti resep baku dan quality control begitu penting dalam segala aspek. Hal ini terus dilakukan semenjak Kedai 27 masih sepi hingga ramai sekarang ini.

Harga bersaing

Kendati porsi yang disajikan sangat besar namun harga yang dipatok untuk sajian dari Kedai 27 termasuk dalam kategori ekonomis. Bayangkan saja, mulai dari Rp 10.000,- Ngalamers sudah bisa menyantap burger berukuran besar! Dengan harga yang bersaing, kita dapat membuat bisnis kita lebih diminati konsumen. 

Mau berbagi dengan pihak lain

Jangan pernah segan untuk membagikan kiat dan kisah sukses yang kita alami. Bu Mike sendiri saat ini aktif mengisi acara entrepreneurship di komunitas dan kampus-kampus yang ada di Malang. Beliau juga tidak segan memberi masukan dan kiat berbisnis bagi orang-orang yang bertanya padanya. 

Ikhlas, Bersyukur, dan Berdoa
“Saya berangkat dari nol, saya tidak berpikir tentang keuntungan, saya merasakan cukup saat ini.” Ibu Mike menambahkan bahwa selama semua dilandasi rasa syukur dan doa, semua dapat dijalani walaupun banyak tantangan yang kita hadapi dalam berbisnis.

Semoga terinspirasi, Ngalamers.

Sumber : studentpreneur



BACA JUGA