halomalang.com

Foto: Rayakan 15 Tahun Kota Wisata Batu

24-Oct-2016 [09:00]

17 Oktober 2016 merupakan Hari Jadi Kota Batu ke-15. Perayaan dilakukan dengan Kirab Tumpeng Bulu Bhekti dari Balai Kota Among Tani hingga Alun-alun.

'Kerja Nyata. Nawa Cita' menjadi tema hari jadi Kota Batu ke-15.

15 Tahun Kota Wisata Batu dirayakan pada hari ini, Senin (17/10/2016) dengan beragam kegiatan seremonial. Setelah upacara, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko menerima Tumpeng Bulu Bhekti dari 24 Kelurahan di Kota Batu. Tumpeng ini merupakan wujud rasa syukur atas berkah kesehatan, berkah alam, dan kehidupan harmonis yang dirasakan warga Batu dalam satu tahun sebelumnya.

"Secara pribadi maupun sebagai Wali Kota saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Batu. Ini adalah langkah yang bagus dari para kepala desa untuk selalu mengajak warga mengangkat potensi lokal (agraris) dan budaya leluhurnya," ujar Edi memberi sambutan.

Aneka buah, palawija dan jajanan kekinian yang menjadi isi Tumpeng Bulu Bhekti salah satu Desa peserta kirab. Senin, (17/10/2016).

Tumpeng yang disajikanpun beraneka ragam. Mulai dari nasi kuning berhias sayuran dan buah, palawija, rujak cingur, 'pohon bonsai' dari cakar ayam, hingga tumpeng panca warna.

"Kami punya Tumpeng Panca Warna. Berisi hasil pertanian organik warga Temas dan makanan yang pewarnanya dari sayur organik. Untuk HUT Kota Batu, ini yang pertama kali kami tampilkan. Surprise," terang Adi Santoso, Kasi Pemberdayaan Kelurahan Temas kepada halomalang.

Tari Remo diperagakan di area Balai Kota Among Tani sebelum prosesi pengarakan Tumpeng ke Alun-Alun Batu. Senin, (17/10/2016).

Selain Tumpeng Panca Warna, Kelurahan Temas juga membawa arak-arakan 'Memedi Sawah' yang selama ini menjadi ikon Festival Kampung Tani mereka Ngalamers. Tumpeng Bulu Bhekti diarak dari Balai Kota Among Tani hingga Alun-alun Kota Batu menggunakan 25 delman. Beberapa lainnya menggunakan mobil, dengan iringan Perkusi Kuda Putih, Bulukerto.

Di kesempatan ini juga disampaikan gagasan dari Dewan Kesenian Batu mengenai pembentukan Pamong Budaya yang nantinya akan menaungi para pelaku seni dan budaya di Kota Batu.

Seluruh Kepala Desa dan para pemimpin adat, keagamaan menyampaikan doa untuk Kota Batu. Senin, (17/10/2016).

Berikut beberapa potret kemeriahannya, Ngalamers:

[Teks & Foto: W.Arief/Halomalang]

Beragam. Bulu Bhekti Rujak Cingur dari Kelurahan Songgokerto. Senin, (17/10/2016).

Awak media yang turut mengabadikan simbolik penyerahan tumpeng dari kelurahan kepada Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko. Senin, (17/10/2016).

Tokoh perwakilan Giripurno tampak berdoa di samping tumpeng unik dari cakar Ayam berbentuk bonsai yang mereka bawa. Senin, (17/10/2016).

Hidup rukun. Kelompok Kesenian Rebana Al Hikmah dari Torongrejo yang berada di barisan terdepan melintas di depan Kelenteng Kwan Im Tong, Kota Batu. Senin, (17/10/2016).

Setelah naik delman dari Balai Kota, Eddy Rumpoko turun bergabung dengan kelompok rebana. Di depan Kelenteng, ia disambut Srinawangsih (64) warga Jl. Brantas yang tampak bergembira. "Pak Edi orangnya ramah dan supel. Semoga Kota Batu tambah makmur," ucap Sri. Senin, (17/10/2016).

Meminjam rebana salah satu jamaah, Edi yang didampingi Wawali, Punjul Santoso dan pejabat lain berjalan menuju area Alun-alun. Senin, (17/10/2016).

Pikul bergantian, meski beberapa tumpeng lain diarak di atas kendaraan. Senin, (17/10/2016).

Oper separuh jalan di perempatan BCA. Peserta kirab tumpeng dari Kelurahan Sisir. Senin, (17/10/2016).

Kreatif! Tumpeng Panca Warna dari Kelurahan Temas. Selain hasil pertanian organik, bahan pewarna makanan tumpeng menggunakan 5 macam jenis sayuran organik. Senin, (17/10/2016).

Arak-arakan memedi Sawah yang dibawa gadis-gadis Kelurahan Temas. Memedi Sawah merupakan salah satu ikon dari Kampung Tani Temas. Senin, (17/10/2016).

Sinam. Peserta dari MAN Batu dengan kostum tradisional. Senin, (17/10/2016).

Warga yang telah menunggu di Alun-alun tak membuang kesempatan untuk menikmati tumpeng yang disajikan. Senin, (17/10/2016).

Pengunjung Alun-alun Batu ikut merayakan HUT Kota Batu ke-15. Senin, (17/10/2016).

Pesta rakyat di Alun-alun Batu digelar mulai siang hingga malam hari. Reog Ponorogo adalah salah satu yang ditampilkan, Ngalamers. Senin, (17/10/2016).

Punjul Santoso (Wakil Wali Kota Batu) beserta istri berfoto dengan anak-anak penonton kesenian Bantengan. Senin, (17/10/2016).

Kota Wisata Batu dengan latar belakang Gunung Panderman. Senin, (17/10/2016).

[WA]



BACA JUGA