Saturday, 19 October 2019
halomalang.com

Jalur Pendakian Semeru Ditutup Total Mulai 04 Januari 2017

25-Jan-2017 [14:00]

Padat. Tepian Ranu Kumbolo di Gunung Semeru yang dipenuhi tenda para pendaki yang beristirahat sejenak untuk selanjutnya menuju Kalimati maupun turun menuju pos Ranu Pane. Minggu, 07/09/2014. (Foto: W.Arief/Halomalang)

Mulai 04 Januari 2017, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) akan menutup total kegiatan pendakian di Gunung Semeru hingga batas waktu yang belum ditentukan, Ngalamers.

Dalam pengumuman resminya, Kamis (29/12/2016) John Kenedie, Kepala BBTNBTS mempertimbangkan beberapa hal sebagai alasan: kondisi jalur pendakian yang banyak mengalami kerusakan, kondisi cuaca yang kian memburuk (hujan lebat  dan pohon tumbang).

"Iya benar, ditutup," ujarnya singkat ketika dikonfirmasi halomalang kemarin.

Penutupan kegiatan pendakian ini juga dimaksudkan untuk pemulihan jalur/revitalisasi ekosistem Taman Nasional di sepanjang rute pendakian.

Untuk kegiatan pendakian akhir tahun/menjelang malam tahun baru 2017, TNBTS tetap memberlakukan batasan kuota jumlah pendakian yakni 500 orang per hari. Para pendaki hanya diperbolehkan hingga Pos Kalimati.

Rilis Desember 2016 oleh Badan Geologi PVMBG ESDM menyebut, kawasan Gunungapi Semeru berstatus waspada/Level II.

[WA]



BACA JUGA