halomalang.com

Deklarasi Malang Lacov Community: Satukan Perbedaan Lewat Suara

'Lewat suara kita menyuarakan cinta'

Musik Merah Putih, 17an sekaligus launching Malang Lacov Community. Kamis, 17/08/2017. (Foto: W. Arief/Halomalang)

Tepat pada 17 Agustus 2017, sejumlah musisi Malang mendeklarasikan Malang Lacov Community di AV Cafe Story, Jl. Trunojoyo. Lacov merupakan boso walikan dari vocal.

Komunitas para vocalis band/solo ini dibentuk dengan tujuan menyatukan para musisi di Malang.

“Semoga komunitas ini tidak hanya ada. Tapi bermanfaat, dan bisa turut serta meramaikan dan membangun musik yang ada di Kota Malang. Dan tentunya untuk menghibur para penikmat musik,” ujar Wahyu GV, yang ditunjuk sebagai ketua Komunitas ini. Santoso ‘Gembos’ Slamet menjadi Wakli ketua. Malang Lacov Community juga memiliki divisi kreatif ekonomi.

Deklarasi ini juga dihadiri puluhan pegiat musik Kota Malang, lintas komunitas serta sekitar 26 band yang perform sejak siang hingga malam hari dengan tajuk ‘Musik Merah Putih’, di antaranya: BlackMeer, KievRock, Wordy Fals, Jenga, Proses, Flanella, Vermillion, Forlightz, Tiga Nada & friends, E-Nada, Mekrock, S.O.G, Hockkey Rockkey, Slanky Crispy, Wong Limo, Tiga Tuan, Black Stallion, Predator, CCCC, Hiatus Mantra, Arema Voice, Plat N, Evolution X, Plankton, Rock N' Roses, Ollys & Friends.

Menurut Vocalis Arema Voice ini, siapapun yang peduli terhadap perkembangan musik di Malang dipersilakan bergabung di Lacov Community. Tidak masalah apapun genre musik yang diusung.

“Ini terasa spesial karena bertepatan dengan ultah Arema ke 30. Misi kita ‘Lewat suara kita meniadakan perbedaan, lewat suara kita menyuarakan cinta, lewat suara kita satukan perbedaan,’” pungkasnya.

Dengan berdirinya Malang Lacov Community ini, di Kota Malang bertambah komunitas berbasis para musisi. Setelah sebelumnya ada Musisi Malang Bersatu, Komunitas Bassist Malang, Malang Guitar Community, Malang Guitarisick, juga Malang Drummer Community.

[WA]



BACA JUGA