halomalang.com

Berada di Kawasan Legendaris, Tak Asal Pilih Sajian Menu

Kawasan kota tua 'Kajoetangan' dikenal sebagai pertokoan dengan bangunan klasik sejak era Belanda.

Pujasera Kajoetangan. 30/07/2017. (Foto:W. Arief; Teks: Arinta/Halomalang)

Kalau Jakarta punya kawasan bersejarah Kota Tua, Semarang punya Kota Lama, Nah...Malang punya kawasan bersejarah yaitu Kajoetangan (baca : Kayutangan).

Kayutangan dulunya merupakan tempat yang banyak dihuni orang Eropa serta menjadi pusat perdagangan di Malang. Kawasan Kayutangan (Kajoetangan) berada di kompleks pertokoan mulai dari pertigaan depan Perusahaan Listrik Nasional (PLN) sampai di depan Gereja Katolik Kayutangan. Kawasan Kayutangan hingga saat ini masih terjaga keasliannya.

Di kawasan ini Ngalamers, terdapat Pujasera yang masih menjaga keaslian dari bangunannya, serta dengan berbagai macam pilihan menu yang sudah terkenal di Malang.

Pujasera Kajoetangan yang berdiri 01 Juni 2017 tersebut memiliki pilihan makanan seperti Gudeg Bu Ratmi, Warung Arunda, Spesial masakan khas Bali Bli Badre, Pempek Mang Djohan, Okonomiyaki, dan Tahwa Pak Agus. Untuk harga menu makanannya mulai dari Rp 6.000,- hingga Rp 25.000,-.

Sedangkan menu minuman mulai dari harga Rp 4.000,- sampai Rp 15.000,-. Pujasera Kajoetangan juga bisa digunakan untuk meeting loh Ngalamers, karena tersedia ruang meeting dengan kapasitas untuk 25 orang serta tidak dipungut biaya, cukup dengan pembelian makan dan minum di Pujasera Kajoetangan. [AI/WA]

Pujasera Kajoetangan

Jalan Basuki Rachmat No 48 Malang

Buka setiap hari mulai pukul 10.30 hingga pukul 21.00 WIB

Narahubung:

Instagram: pujaserakajoetangan



BACA JUGA