Wednesday, 17 October 2018
halomalang.com

Malam Seru di Pasar Senggol Alun-alun Batu

Pasar Senggol, Pasar Sore Sudiro, hingga kini muncul Pasar Laron. Nama-nama ini punya 'sejarahnya' masing-masing.

Alun-alun Kota Wisata Batu seperti magnet, yang menarik ribuan orang setiap harinya untuk berkunjung. Inilah yang menjadi peluang para pedagang untuk mengais rejeki. Rabu, 13/12/2017. (Foto: W.Arief/Halomalang)

Pasar Senggol, Pasar Sore Sudiro, hingga kini muncul Pasar Laron. Nama-nama ini punya 'sejarahnya' masing-masing.

Seperti namanya, pasar senggol, berarti untuk tidak bersenggolan/berdesakan dengan pengunjung lain adalah sebuah keniscayaan. Terutama pada hari libur atau akhir pekan. Warga sekitar dan wisatawan tumplek-blek di kawasan di sekitar Alun-alun Kota Wisata Batu, terutama ketika sore hingga malam hari.

Dalam sebuah artikel yang diunggah pada 2013 oleh Jawatimuran1, pasar yang terletak di sisi Barat dan Selatan Alun-alun Batu ini berdiri sekitar tahun 1987-an.

"Di tempat ini anda bisa mendapatkan segala yang anda inginkan," tulis artikel tersebut. Pasar Senggol terbagi dalam tiga kawasan, kawasan PKL yang berjualan jajanan dan buah-buahan ada di Jl. Munif, kawasan PKL yang berjua!an baju dan aksesoris di Jl. Kartini, sedangkan kawasan PKL yang berjualan makanan di Jl. Sudiro (yang kini juga berdiri Pasar Laron). Bila ditengah asyiknya berjalan-jalan anda ingin makan buah-buahan, anda tinggal melangkahkan kaki ke Alun-alun Batu, di tempat ini anda bisa melempar pandangan pada deretan mobil PKL yang menjual berbagai jenis buah. (Kini, area dalam Alun-alun streril dari aktivitas jual beli). Artis semacam Krisdayanti yang juga warga asli Batu juga sering mampir ke tempat ini. Tapi tentu saja, masyarakat Kota Batu memanfaatkan ruang ini sebagai tempat nyangkruk (nongkrong). Dari politik, hingga sosial budaya.

Catatan di atas dinukil dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: PANDERMAN, triwulan IV, tahun 2009, hlm. 10

"Iya di sini, Pasar Sore Sudiro ya sampe area belakang sini. Pasar Laron itu kan baru, awal 2017 an. Karena ada pindahan PKL dari beberapa tempat di sekitaran Alun-alun," ujar pengelola warung Mie Ayam Surya, Rabu (13/12/2017). "Orang kalau nyari kuliner yang berat ya di Pasar Sore ini, dan sampai sekarang," imbuhnya.

Dari anekan jenis lalapan, bakso, ketan, susu segar, mie ayam, gado-gado, pecel, soto, semuanya ada Ngalamers. Dan harganya terjangkau.

Pasar Sore Sudiro atau Pasar Sore Sudiro Rumah Tua letaknya di sisi Selatan-Barat Pasar Laron. Pasar Laron sendiri berada di tengah Jalan Sudiro. Pedagang aneka jenis makanan ringan mulai dari Cilok, Martabak, Sosis, Tahu Petis, hingga aksesoris menjajakan dagangannya di atas gerobak/wahana yang bisa dipindah. Pedagang ini aktif pada sore hingga malam hari. Cahaya lampu dari tiap-tiap stand adalah penandanya. Mungkin dari sinilah nama Laron muncul.

Ketika siang, jalanan berfungsi sebagai jalan raya. Kawasan ini memang disiapkan oleh Pemkot Batu sebagai lokasi penampungan sementara PKL. Tujuannya agar PKL-PKL tidak berjualan di sekitaran trotoar Alun-alun. Namun, faktanya, meski telah ada Pasar Laron, PKL-PKL terus berdatangan.

Pemkot sedianya akan menyiapkan lahan relokasi di sekitaran GOR Ganesha dan halaman Batu Plaza. Saat ini progres pembangunan area food court di area yang dulunya kawasan parkir GOR Ganesha sudah terlihat. Bangunan berangka baja ini dibuat dua lantai, dengan konsep terbuka seperti hanggar.

Hingga saat ini PKL di area Alun-Alun Kota Batu tercatat sebanyak 258 PKL. Mereka masuk dalam enam paguyuban. Yakni PKL Sudiro, PKL Kartini Atas, PKL Kartini Bawah, PKL Gajah Mada Beringin, PKL Gajah Mada Timur Masjid dan PKL Plaza Batu.

Terlepas dari apa kesejarahannya, kawasan Alun-alun Kota Wisata Batu memiliki daya pikat yang kuat untuk dikunjungi siapapun. Banyak toko, cafe, maupun tempat nongkrong baru bermunculan di sekitarnya. Ngalamers yang menginginkan suasana keramaian publik, dan ingin berwisata kuliner dengan banyak pilihan, silakan main ke sini.

[WA]


PROMO KULINER HARI INI

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.
A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.


BACA JUGA