Sunday, 22 September 2019
halomalang.com

Alakantuk, Kursi Anti Kantuk Karya Mahasiswa Teknik UB

Alakantuk merupakan inovasi alas duduk yang mampu meningkatkan detak jantung manusia melalui getaran.

Kursi anti-ngantuk berupa alas duduk diciptakan tiga mahasiswa jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB), yakni Wahyu Tasry Naufal, Asri Anjasari, dan Prayoga Bintang Primawan, Ngalamers.

Alakantuk merupakan inovasi alas duduk yang mampu meningkatkan detak jantung manusia melalui getaran. Prinsip kerja Alakantuk berawal dari sensor detak jantung yang terpasang di pergelangan tangan. Ketika detak jantung terbaca di bawah angka normal, maka alas duduk bisa menciptakan getaran yang memicu detak jantung kembali meningkat.

Alat yang bisa digunakan ketika berkendara tersebut, terdiri dari beberapa komponen yaitu alas duduk dan gelang. Di dalam alas duduk terdapat komponen elektronik berupa penggetar. Pada gelang terdapat sensor detak jantung.

Saat menghadiri Seminar Nasional “Hilirisasi Teknologi dan Start-Up Bisnis”, di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Senin (4/12) kemarin, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan kalau kursi Alakantuk akan berguna jika dipakai untuk anggota DPR di ruang sidang. Menurutnya hasil inovasi dan riset mahasiswa akan lebih baik jika bisa diimplementasikan ke kehidupan sehari-hari. JK juga mengaku akan mengusulkan penggunaan kursi Alakantuk tersebut langsung ke Ketua DPR supaya ditindaklanjuti. Ini mengingat banyaknya video atau foto beredar saat anggota DPR tertidur di dalam ruang sidang, Ngalamers.

Sumber : Tempo



BACA JUGA