Saturday, 19 October 2019
halomalang.com

​Foto: Tak Ada Perayaan Imlek di Kelenteng Dewi Kwan Im Gunung Kawi

17-Feb-2018 [11:11]
Area pesarean Gunung Kawi di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ini dikenal luas sebagai salah satu tujuan wisata religi. Setiap akhir pekan, atau momen-momen tertentu seperti 1 Suro, puluhan ribu peziarah berdatangan. Situs ini menjadi salah satu contoh wujud akulturasi budaya dan kerukunan antar keyakinan (Jawa-Islam-Tionghoa).

Kelenteng Dewi Kwan Im pesarean Gunung Kawi tampak sepi pada libur Imlek 2569 kemarin, Jumat 16/02/2018. (Foto: W.Arief/Halomalang)

Vihara yang berada di area pesarean Eyang Djoego dan RM. Iman Soedjono ini memang dibuka. Meski Jumat (16/02/2018) kemarin bertepatan dengan dengan Tahun Baru Imlek 2569 dan hari libur, Kelenteng Dwi Kwan Im tampak sepi.

"Iya di sini tak ada kegiatan khusus untuk Imlek. Hanya dibuka untuk peziarah pesarean yang mampir sembahyang di sini. Biasanya ibadah Imlek dipusatkan di Kelenteng Kota Malang (Eng An Kiong) atau Batu," terang Jimin, salah satu penjaga Kelenteng ketika ditemui halomalang.

Menjelang sore, hanya tampak 2 rombongan warga keturunan Tionghoa yang melakukan sembahyang. Juga beberapa wisatawan yang berfoto-foto di area luar Kelenteng.

Area pesarean Gunung Kawi di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ini dikenal luas sebagai salah satu tujuan wisata religi. Setiap akhir pekan, atau momen-momen tertentu seperti 1 Suro, puluhan ribu peziarah berdatangan. Situs ini menjadi salah satu contoh wujud akulturasi budaya dan kerukunan antar keyakinan (Jawa-Islam-Tionghoa).

Selain Kelenteng Dewi Kwan Im, tak jauh berjarak juga berdiri Masjid RM. Iman Soedjono. Masyarakat multi etnis juga tinggal berdampingan sekaligus mencari nafkah di area makam Eyang Djoego dan RM. Iman Soedjono, dua tokoh yang dihormati masyarakat Tionghoa maupun Jawa.

[WA]



BACA JUGA