halomalang.com

​Foto: Akhir Pekan Seru di Among Tani Arts Festival 2018

"Ini adalah wadah pemberdayaan masyarakat Kota Wisata Batu dalam segenap potensi. Kelompok seni agar tetap lestari, dan juga tentunya menjadi hiburan bagi wisatawan,"

Amongtani Arts Festival 2018 digelar di halaman Balai Kota Among Tani, Alun-alun kedua Kota Wisata Batu. Sabtu, 24/03/2018 (Foto: W.Arief/Halomalang)

Empat ratus lebih performer dari berbagai disiplin seni turut meramaikan Amongtani Arts Festival 2018 yang digelar Dinas Pariwisata Kota Batu pada Sabtu malam, (24/03/2018).

Setelah lagu Indonesia Raya dan mars Kota Wisata Batu, event yang ditujukan untuk memanjakan para warga dan wisatawan ini dibuka dengan penampilan 250 penari Sanduk dari 3 Kecamatan di Kota Wisata Batu.

"Ini diluar ekspektasi, direncanakan 150 penari. Tapi malam ini 250 lebih. Luar biasa," ujar Ki Iswandi, Seniman Batu yang malam itu menjadi pembawa acara.

Di atas panggung turut serta menari adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Wisata Batu, Imam Suryono.

"Ini adalah wadah pemberdayaan masyarakat Kota Wisata Batu dalam segenap potensi. Kelompok seni agar tetap lestari dan juga tentunya menjadi hiburan bagi wisatawan," ujar Imam.

Tak hanya ragam kesenian yang didukung banyak seniman, event ini juga didukung tokoh-tokoh lintas agama dan keyakinan Kota Wisata Batu yang selama ini terjaga baik.

Usai Sanduk, adalah tarian massal Kuda Lumping dan Barong Sembur Geni yang tampil memukau penonton. Barong Sembur Geni ini adalah seperti 'ikon baru', Naga Barongan dari KWB ini bisa menyemburkan api dari mulutnya terbuka. Modifikasi ini menambah spektakuler nuansa tarian di malam hari. Tampil berikutnya adalah kesenian Pencak Silat dan Bantengan yang khas lereng Gunung Arjuno.

Beberapa penampil lain di Amongtani Arts Festival 2018 adalah Musik Bambu (Bambamboe), Campursari, Seblak Gronjong, Karawitan, Orkestra Gamelan, Tari Kreasi, juga pameran benda budaya Keris dari Sanggar Braja.

Among Tani arts Festival 2018 ditutup dengan Tari Manunggaling Ati, kolaborasi bersama yang menjadi tema event budaya ini.

[WA]



BACA JUGA