halomalang.com

KAI Buka Pelayanan Tiket Mudik Idul Fitri 2018

11-Apr-2018 [14:00]
Untuk melancarkan arus mudik Lebaran 2018, KAI menambahkan tiga petugas ekstra, yaitu penjaga perlintasan ekstra, pemeriksa jalan ekstra, dan pemantau titik rawan terjadinya gangguan

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah membuka layanan pembelian atau pemesanan tiket Idul Fitri 2018, dengan periode keberangkatan pada 30 Mei hingga 28 Juni 2018, atau H1-17 hingga H2+12, Ngalamers.

Gatut Sutiyatmoko Manajer Humas PT. KAI Daop 8 Surabaya mengatakan meski pemesanan telah dibuka mulai 1 Maret, tapi animo masyarakat belum seberapa besar. Menurutnya, hal itu disebabkan karena jarak menuju Lebaran, masih cenderung jauh. Gatut memprediksi tiket kereta api mulai habis, saat memasuki H-5 hingga H-1 Lebaran.

"Pemesanan tiket sudah bisa dilakukan sebelum 90 hari keberangkatan. Kalau 1 Maret kemarin, sudah ada yang mulai memesan, tapi masih sedikit. Kurang dari 10 persen. Karena masih H-15, masih cukup jauh. Biasanya tiket itu akan habis menjelang H-5 sampai H-1 Lebaran atau pemesan tiket pada tanggal 13-16 Maret 2018," kata Gatut seperti dilansir Suarasurabaya.

Untuk pemesanan tiket di stasiun, kata Gatut, bisa dilayani mulai pukul 09.00-16.00 WIB. Selain itu, pemesanan tiket 24 jam, juga bisa dilakukan melalui aplikasi KAI, website kereta api, contact center 121, dan mitra penjualan perusahaan. Kemudahan lainnya, kata Gatut, juga bisa dilakukan melalui vending machine di stasiun pada pukul 05.00-22.00 WIB.

Terkait penambahan gerbong kereta untuk persiapan lebaran, Gatut mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat.

"Penambahan gerbong kereta, masih belum. Kita masih menunggu keputusan dari Pusat. Biasanya, 65 hari menjelang lebaran. Nanti kalau sudah, akan diadakan sosialisasi. Jadi saat ini masih belum, sambil sekarang ini melakukan evaluasi kereta api mana saja yang okupansinya tinggi. Nanti bisa jadi referensi untuk penambahan itu," jelasnya.

Gatut mengimbau kepada masyarakat untuk segera mengatur jadwal keberangkatan atau mudik, sekaligus jadwal balik, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

"Jangan sampai menyepelekan, nanti kehabisan. Selain itu, juga kami imbau jangan lupa membawa identitas yang asli dan tidak membawa barang yang berlebihan. Batas maksimal 20 kilogram per penumpang. Selebihnya, akan dikenai biaya," kata dia.

Untuk melancarkan arus mudik Lebaran 2018, Gatut mengatakan pihaknya akan menambahkan tiga petugas ekstra, yaitu penjaga perlintasan ekstra, pemeriksa jalan ekstra, dan pemantau titik rawan terjadinya gangguan. Dia juga akan menyiapkan Tim Penanganan Cepat Gangguan dan juga alat material untuk siaga (Amus), untuk mengatasi gangguan seperti longsor, banjir dan lainnya, Ngalamers.

"Nanti juga ada penambahan loket. Sementara fasilitas lainnya, nanti juga ada posko di stasiun-stasiun besar, seperti Gubeng, Pasar Turi, Malang dan lainnya. Posko itu diantaranya, posko keamanan, posko operasional kereta api, posko informasi dan data, posko kesehatan," pungkasnya.

Sumber Suarasurabaya



BACA JUGA