Saturday, 24 August 2019
halomalang.com

​Foto: Pentas 13 Kebudayaan di Atas Catwalk Sepanjang 1 Km

Tuan rumah Kota Wisata Batu juga menampilkan salah satu satu ikon budayanya: Glendo Barong.

Pawai Budaya Rakomwil IV APEKSI 2018 di Kota Batu melalui rute sepanjang 1 Km, dari Hotel Arjuno - Rumah Dinas Wali Kota - Balai Kota Among Tani. Rabu, 18/04/2018. (Foto: W.Arief/Halomalang)

Aspal 'Karpet hitam' sepanjang Jl. Panglima Sudirman Kota Wisata Batu menjadi catwalk dadakan bagi ribuan performer dari 13 Kota/Kabupatan Kota peserta Rakomwil IV APEKSI, Rabu (18/04/2018).

Masing-masing delegasi yang diwakili para seniman, pelajar, juga perangkat pemerintahan mengusung kekhasan budaya mereka dengan apik dan unik. Di tengah cuaca yang terik, warga Batu rela menunggu sejak pukul 12.30 - 17.00 WIB dari balik pagar pembatas.

Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu yang juga ikut berjalan kaki bersama sejumlah kepala daerah di barisan depan ikut menyambut para delegasi di area panggung kehormatan yang disiapkan di depan Rumah Dinas Wali Kota. Tak hanya menerima cenderamata, Dewanti turut berinteraksi: menari Sanduk, Goyang Maumere, hingga menari Kecak bersama rombongan dari Denpasar.

Tuan rumah Kota Batu menampilkan sejumlah kesenian khas, seperti Glendo Barong, Barong Sembur, Sanduk, Reog, Jaran Kepang, Drum Band, Tari Petik Tetanen, juga musik perkusi dari bambu. Tapi satu yang paling ditunggu penonton adalah atraksi penutup, Bantengan.

Pertunjukan kesenian khas lereng Arjuno ini diiringi penari api, dan sejumlah kucingan. Tiba di depan panggung kehormatan, penari Bantengan mulai kesurupan. Aroma kemenyan menyeruak. Meski dalam pengawasan sang pawang, beberapa penonton di sekitar panggung semburat karena terdesak gerakan penari. Sekadar diketahui, satu Bantengan diisi dua orang penari. Ketika keduanya kesurupan, artinya ada 3-5 orang yang menahan gerakan agar tidak liar ke penonton. Tak jarang, beberapa penonton juga ikut terbawa suasana hingga ikut kesurupan. Biasanya pertunjukan seperti ini digelar di lokasi yang cukup luas seperti lapangan.

Imam Suryono, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu menjelaskan bahwa dalam pawai budaya APEKSI kali ini, pihaknya ingin mengangkat dan memberitahukan bahwa Kota Batu memiliki banyak jenis kesenian dan seniman yang diharapkan mampu mendongkrak wisatawan.

Pawai Budaya Rakomwil IV APEKSI kali ini bertemakan "Merawat Seni Tradisi, Menuju Kota Pariwista Berbudaya" dengan peserta antara lain: Kota Wisata Batu, Kota Malang, Kota Kediri, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Madiun, Kota Denpasar, Kota Bima, Kota Mataram, Kota Kupang.

[WA]



BACA JUGA