Wednesday, 17 October 2018
halomalang.com

Amazing!! Tim Pengecoran UM Menemukan Bahan Pengikat Pengganti Bentonit

Tim PKM-Penelitian eksakta Universitas Negeri Malang mengembangkan batu kapur sebagai bahan pengikat pengecoran logam

Tim Pengecoran menemukan batu kapur di Bukit Jaddih Madura yang memiliki kandungan sama dengan Bentonit. (Ist)

Ilmu pengetahuan dan teknologi dunia saat ini semakin maju dan berkembang dengan pesat. Hal tersebut menuntut dunia perindustrian agar mampu menerapkan dan mengembangkan teknologi agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas, khususnya dibidang pengecoran logam. Pengecoran logam yang sering dilakukan adalah metode pengecoran yang menggunakan cetakan pasir (Sand Casting).

Kekuatan cetakan pasir dipengaruhi oleh bahan dan komposisi cetakan pasir. Biasanya komposisi yang sering digunakan dalam cetakan pasir adalah 85% pasir cetak, 7% s/d 9% adalah bahan pengikat dan sisanya adalah air. Jenis pengikat yang sering digunakan adalah bentonit yang biasanya digunakan untuk mengikat pasir silika sampai 9%.

Bentonit adalah bahan pengikat yang sering digunakan dalam industri pegecoran skala rumahan menengah kebawah maupun di laboratorium pengecoran universitas. Namun harganya semakin hari semakin melambung. Selain itu, penggunaan bentonit terus menerus dapat mengakibatkan bahan pengikat tersebut habis di alam dan tidak dapat digunakan oleh generasi selanjutnya. Oleh karena itu Tim Pengecoran dari Universitas Negeri Malang yang terdiri dari 2 (dua) mahasiswa Fakultas Teknik dan 1 (satu) Fakultas MIPA memiliki gagasan bahwa perlu ada pengikat pengganti yang hasilnya secara mekanik mampu mengalahkan bentonit serta dengan harga yang lebih terjangkau.

Tepatnya sebulan yang lalu, Tim Pengecoran yang diprakarsai oleh Candi sebagai Ketua Tim, Ayik sebagai eksekutor, dan Shabrina sebagai sekretaris berangkat ke daerah Bangkalan, Madura tepatnya di Bukit Jaddih yang merupakan tempat wisata ternama di daerah tersebut. Di sana mereka menemukan batu kapur yang dirasa berbeda dengan yang lain.

Berawal dari penasaran itu akhirnya mereka sepakat membawa beberapa batu kapur dan diuji laboratorium dan hasilnya spektakuler. Kandungan batu kapur tersebut sama dengan bentonit. Lalu mereka membuktikan dengan penelitian lebih lanjut dan ternyata hasilnya tidak kalah dengan bentonit.

Tim PKM-Penelitian eksakta bimbingan Rr. Poppy Puspitasari, S.Pd., M.T. Ph.D ini berharap hasil penelitian ini dapat ditindak lanjuti, diterapkan, serta mendapat apresiasi positif oleh dunia industri pengecoran. Serta dapat digunakan sebagai bahan pengikat praktikum pengecoran logam di kalangan mahasiswa.

[Tim PKM Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang ]


PROMO KULINER HARI INI

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.
A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.


BACA JUGA