Wednesday, 17 October 2018
halomalang.com

Isu Sektarianisme Dalam 'Berdosa', Debut Single Buzz

16-May-2018 [19:31]
Masuknya Uzed pada kursi drum akhirnya membuat band ini 'hidup' kembali dan direspons dengan menggarap beberapa materi untuk album penuh mereka sembari bermain di gigs-gigs lintas kota Malang.

Buzz digawangi Naufal (voc, gitar), Uzed (drum) dan Tomo (bass).

Unit grunge pendatang baru asal Malang, Buzz merilis single pertama mereka yang berjudul “Berdosa”. Debut single trio yang digawangi oleh Naufal (voc, gitar), Uzed (drum) dan Tomo (bass) sudah bisa dinikmati di Official Bandcamp mereka mulai tanggal 12 Mei 2018.

“Berdosa” sendiri berbicara tentang kemuakan kepada orang-orang yang mudah menghakimi kelompok lain. Perilaku seperti ini, menurut Buzz, semakin marak saja dan menyebabkan diskriminasi berbasis SARA tidak henti-hentinya menghiasi portal-portal berita sekitar.

“Ya kalau lihat di media-media, atau gak usah jauh-jauh lah, di sekitar kita saja gitu. Pasti ada beberapa orang atau kelompok yang mendewakan kebenaran personal atau kolektif mereka, seakan-akan mereka selalu ‘putih’ dan semua di luarnya pasti ‘hitam’,” tutur Naufal, vokalis Buzz.dalam rilis tertulis mereka.

Karakter instrumen yang cukup garang, ditambah dengan bisingnya grunge bisa didengarkan di materi ini. Nuansa “kotor” ala Nirvana dan Alice in Chains seakan menegaskan ketidaksetujuan mereka atas fenomena penghakiman kolektif seperti yang dijelaskan sebelumnya.

Lagu ini sendiri mengalami proses yang cukup panjang untuk digarap. Pertamakali direkam di rumah Naufal dan sedianya akan langsung diedarkan dengan self-mixing dan self-mastering. Namun karena ketidakpuasan ketiga personelnya dari segi kualitas, mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan mastering di Rama Project Studio. Buzz juga meminta bantuan Alvin Cahya untuk menggarap artwork single ini sebelum akhirnya benar-benar 'siap' untuk dilepas kepada khalayak.

Buzz sendiri sebenarnya telah ada sejak 2015 dengan formasi awal Naufal (lead voc, guitar) dan Tomo (bass). Tetapi kesulitan menemukan drummer akhirnya memaksa mereka untuk vakum selama kurang lebih satu tahun dari hingar bingar dunia permusikkan.

Masuknya Uzed pada kursi drum akhirnya membuat band ini 'hidup' kembali dan direspons dengan menggarap beberapa materi untuk album penuh mereka sembari bermain di gigs-gigs lintas kota Malang. Dipengaruhi oleh Nirvana, Alice in Chains dan dibumbui beberapa unit Seattle Sound lain, rencananya mereka akan mengeluarkan beberapa materi lagi sebelum merilis album penuh pertama mereka dalam waktu dekat.

[Buzz/Ist]


PROMO KULINER HARI INI

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.
A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.


BACA JUGA