Wednesday, 17 October 2018
halomalang.com

Among Tani Ngabuburit: Tak Hanya Berbagi, Ada Wayang Ngaji

Wayang yang dipopulerkan oleh Padepokan Seni Gunung Wukir Kota Batu ini memang seperti wayang kulit pada umumnya dari segi fisik.

Semarak Ramadhan 1439H dengan Among Tani Ngabuburit, 28 - 29 Mei 2018. (Foto: W. Arief/Halomalang)

Festival Budaya Relgi 'Among Tani Ngabuburit' 28/29 Mei 2018 kemarin dibuka dengan berbagi takjil gratis ke pengguna jalan yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Ada 750 paket takjil yang dibagikan di Jl. Panglima Sudirman, area depan Balai Kota Among Tani. Punjul tampak didampingi oleh (plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono dan perwakilan Kangmas-Nimas Kota Batu 2018 yang baru saja terpilih.

"Menyemarakkan bulan Ramadhan. Duta Wisata Kota Batu (kita ajak) agar mereka lebih dekat dengan masyarakat," kata Imam Suryono.

Tak hanya berbagi takjil, Among Tani Ngabuburit juga membuka ruang apresiasi bagi seni religi Islami dengan panggung festival budaya. Termasuk puluhan pengusaha UMKM Kota Batu juga turut serta meramaikan.Selama dua hari, panggung megah di depan Graha Pancasila diisi oleh para pegiat seni lintas budaya. Sebut saja, musik gambus, band, Gandrung Rasul, Al Banjari hingga Wayang Ngaji.

Nama terakhir mungkin Ngalamers masih terasa asing. Wayang yang dipopulerkan oleh Padepokan Seni Gunung Wukir Kota Batu ini memang seperti wayang kulit pada umumnya dari segi fisik.

"Tapi tokohnya cuma Punakawan (Gareng, Petruk, Bagong), untuk Semar tokoh yang paling bijak diisi oleh Pemuka Agama/Tokoh Budaya yang kita undang. Jadi, ada dua yang utama. Dalangnya sendiri, dan pengisi tausiah religi/budaya. Ini ," wayang dakwah gaya baru, ujar Ki Iswandi, budayawan Padepokan Gunung Wukir.

Wayang Ngaji atau Wayah Ngaji ini diperkenalkan ke publik Batu sejak 3-4 lalu. Berawal dari pengamatannya terhadap kegiatan pengajian di lingkungannya yang akhir-akhir ini 'sepi'. Iswandi lantas menemui beberapa kyai, seniman/budayawan sekitar untuk kembali menumbukan semangat warga.

"Ketemu Wayang ini. Ada kolaborasi disiplin ilmu, belajar agama bisa, budaya tak ketinggalan, anak-anak bisa jadi penabuh gamelan dan penari (Lanjak Kencur), penonton juga terhibur," sambungnya.

Tak ada pakem seperti pertunjukan Wayang Kulit pada umumnya. Waktu pertunjukan dan tema cerita bisa menyesuaikan permintaan yang mengundang. Dengan fleksibilitas ini, tokoh agama/budayawan yang diundang akan disesuaikan pihak Iswandi. Ada tontonan dan tuntunan dalam satu pentas.

"Bisa belajar lingkungan, ilmu kejawen, tentang kehidupan atau basis lain. Ngaji ini terinspirasi dari cara Wali Songo dulu berdakwah,"

A post shared by Dinas Pariwisata Kota Batu (@disparta_batu) on

Memainkan wayang di luar pakem tentu saja bukan tanpa tantangan. Selain segmentasi penonton yang harus dibangun, beberapa 'kritik' dari dalang/pelaku budaya lain juga pernah diterima Iswandi.

"Pernah ada yang protes kok 'nyalahi pakem' yang sudah ada sejak dulu. Ya saya jawab kalau ini tujuannya untuk dakwah dan mengenalkan kesenian wayang ke generasi muda dengan cara yang mudah dan menyenangkan terlebih dahulu. Kita harus adaptasi dengan perubahan zaman, yang penting kita nggak merubah pakem Ayat-ayat Suci yang disampaikan," terangnya.

Iswandi juga bangga, jika para Nayaga (penabuh gamelan/Lanjak Kencur) muda yang diasuhnya terdiri dari penganut lintas keyakinan. "Tak ada batasan. Masyarakat rupanya juga sudah menerima, di Vihara Batu juga memfasilitasi tempat bagi kami untuk berlatih tiap akhir pekan," pungkasnya.

Wayang Ngaji ini belakangan sudah bisa dinikmati publik melalui siaran Tv lokal di Kota Wisata Batu.

Selain wayang, Padepokan Gunung Wukir Kota Batu juga membawahi sekitar 50 disiplin seni budaya, seperti: Jaranan, Barongan, Tari, Musik, hingga seni kontemporer Ngalamers.

[WA]


PROMO KULINER HARI INI

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.
A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.


BACA JUGA