Thursday, 27 February 2020
halomalang.com

Skateboarder Malang Raya Buktikan Eksistensi Pada Hari Skateboard Sejagad

Rayakan hari Skateboarding Dunia 2018. Komunitas BatuSkate bertahan untuk tetap eksis dan aktif.

Tak mau ketinggalan dalam ikut andil menyemarakkan peringatan hari Skateboarding Dunia pada Kamis, 21/6/2018, komunitas skateboarder Malang Raya dan Batu mengadakan skateparade menyusuri jalanan Kota Malang & Batu dengan berseluncur diatas papan skate dan mengadakan berbagai kompetisi.

Salah satunya adalah komunitas @BatuSkate yang berbasis di Kota Batu. Ini adalah kali pertama mereka merayakan hari Skateboarding Dunia atau yang dikenal sebagai Go Skateboarding Day. Memanfaatkan momentum yang tepat pada hari ulang tahun para skateboarder dunia ini, mereka menunjukkan eksistensi pada masyarakat melalui aksi yang menyita perhatian. Sore itu mereka menyusuri jalanan kota sambil memamerkan aksi di atas papan seluncur. “Karena kondisi jalan di Batu yang padat, jadi kita cuma dari Block Office – Jl. Panglima Sudirman – Panorama – Jl. Jack D – Jl. Idragiri – Jl. Sudirman – Block Office lagi.” Terang Nuri, Sekretaris komunitas @BatuSkate.

Hari menjelang malam, namun tidak cukup hanya dengan skateparade, semangat mereka belum habis dan melanjutkan aksi dengan mengadakan berbagai kompetisi skatekontes yang menantang adrenalin para skateboarder untuk menunjukkan kelihaian mereka sebagai pengendali papan skate. Diantaranya adalah Skaterace, Besttrick Game, Tic Tac Race, High Olie & Long Olie.

Ditengah keseruan itu, terjadi hal yang tidak diinginkan & diluar dugaan. Disaat para skateboarder ini melangsungkan skatekontes di GOR Gajahmada, tiba-tiba listrik padam. Nampaknya kendala ini bukanlah hambatan bagi mereka. Dengan bermodal penerangan dari sorot lampu mobil & motor, mereka melanjutkan aksi. Hingga akhirnya kegiatan dirampungkan pukul 8 malam.

Sayangnya, pemuda-pemuda aktif dan kreatif ini tidak memiliki skatepark sebagai sarana yang mendukung bakat mereka. Komunitas ini lahir di jalanan, dan biasanya mereka berlatih bersama di GOR Gajahmada/Balai Kota Among Tani. Pada hari Skateboarding sejagad ini mereka melayangkan harapan pada Pemerintah Kota Batu melalui unggahan foto di Instagram yang menyertakan tagar #batuneedskatepark sembari mentag akun @humas_pemkotbatu.

“Harapannya ya semoga Pemerintah Kota Batu mengerti bahwa kami itu ada, skateboarders di Batu itu ada dan dan butuh wadah/tempat latihan. Engga Cuma olahraga lain aja yang diperhatikan, juga ga cuma (sektor) wisata aja yang diutamakan.” Ungkap Nuri.

Kota Malang memang sudah memiliki ruang publik yang dilengkapi skatepark, seperti Alun-alun Merdeka, Taman Merjosari, dan Taman Bibit Mojolangu. Dan besar harapan mereka agar Kota Batu bisa memiliki skatepark seperti kota-kota lain.

Melalui kalimatnya, Nuri mencoba menyindir walikota, “Toh kalau di Batu ada skatepark dan skateparknya bagus, juga bakal banyak kok wisatawan dari luar ataupun dalam negeri yang datang. Contohnya, di Bali skateparknya bagus-bagus dan disana juga tempat wisata(-nya) banyak kaya di Batu. Masa iya Kota Batu ga mau punya atlet skateboard.”


Bayu Wardhana - Program Magang Vokasi UB (Halomalang)



BACA JUGA