Sunday, 23 September 2018
halomalang.com

Atasi Kelangkaan Litium, Mahasiswa UM Ciptakan Senyawa Baterai Baru

12-Jul-2018 [00:00]
Potassium ion battery diharapkan dapat mengatasi kelangkaan Lithium ion battery di masa mendatang

Lithium ion battery (LIB) merupakan jenis baterai berbahan dasar unsur litium. Baterai tersebut banyak digunakan oleh masyarakat sebagai teknologi penyimpan energi listrik. Seiring dengan perkembangan teknologi tiap tahun, kebutuhan LIB semakin meningkat yang menyebabkan penggunaan unsur litium juga meningkat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan LIB di masa mendatang karena unsur litium merupakan salah satu unsur yang jumlahnya di alam terbatas.

Alternatif lain dari LIB adalah Potassium ion battery (PIB). Potassium ion battery merupakan jenis baterai berbahan dasar unsur kalium (Eftekhari, 2004). Elektroda PIB adalah senyawa kompleks berbasis “Prussian Blue” yang memiliki rumus [Fe(CN)6]4- dengan struktur oktahedral. Hasil penelitian Eftekhari (2004), menunjukkan bahwa baterai ion kalium berhasil dibuat menggunakan senyawa Potassium Prussian Blue yaitu KFe[Fe(CN)6] sebagai elektroda PIB.

Inovasi penelitian ini yaitu mengganti ion CN- dengan ion SCN- dan melakukan variasi Fe dengan Cr. Kemudian, diintegrasikan unsur Ni pada senyawa kompleks sehingga diperoleh senyawa “Prussian Blue Like” jenis baru yaitu KNi[Cr(SCN)6. Proses pembuatan senyawa KNi[Cr(SCN)6 dilakukan dengan metode reaksi padat. Hasil dari proses ini kemudian dikarakterisasi untuk mengetahui sifat dan potensinya sebagai bahan baterai PIB. Karakterisasi yang dilakukan meliputi uji titik lebur, uji daya hantar listrik, analisis SEM-EDX, analisis FTIR, dan analisis voltametri siklik.Data hasil karakterisasi menunjukkan bahwa senyawa KNi[Cr(SCN)6 telah berhasil dibuat dan berpotensi sebagai bahan baterai yang baik. Hal ini ditandai dengan data voltamogram KNi[Cr(SCN)6 yang dapat mengalami beberapa siklus reaksi redoks.

Penelitian ini telah didanai oleh Kemristekdikti melalui program kreatifitas mahasiswa bidang penelitian eksakta (PKMPE) yang berlangsung selama 4 bulan dimulai dari bulan april hingga awal juli. Penelitian ini dilakukan oleh Wiwin Dwi Jayanti (ketua), Dina Purnamasari (anggota), dan Siti Hartinah (anggota) di bawah bimbingan Bapak I Wayan Dasna, Ph.D. Hasil penemuan senyawa KNi[Cr(SCN)6 sebagai bahan PIB bermanfaat untuk mengatasi keterbatasan LIB di masa mendatang. Penemuan senyawa KNi[Cr(SCN)6 akan dipublikasi pada konferensi internasional IC2MAM pada bulan November 2018.



BACA JUGA