Sunday, 22 September 2019
halomalang.com

Bermental Besar, Atlet Paralayang Batu Siap Meluncur Di Paragliding Accuracy World Cup 2018

Atlet asal Kota Batu memiliki catatan manis pernah menjuarai Paragliding Accuracy World Cup seri 1 & 2

Ngalamers tahu kan, bahwa Kota Batu akan menjadi tuan rumah di ajang kejuaraan dunia Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri 3, pada 13-15 Juli 2018. Nah, sejauh apakah kesiapan kota tuan rumah ajang bergengsi ini?

Pada PGAWC 2018 seri 3, Timnas Paralayang Indonesia akan menerjukan 18 atlet. Dan yang lebih membanggakan 7 atlet diantaranya adalah pemuda asli asal Kota Batu. Ketujuh atlet tersebut, yaitu: Ardi Kurniawan, Joni Effendi, Roni Pratama, Reza C. Kambey, Jafro Megawanto, Rika Wijayanti, dan Ike Ayu Wulandari.

Ditemui saat latihan, Ardi Kurniawan mengatakan, Timnas Paralayang Indonesia memasang target juara nomor ketepatan mendarat untuk semua kategori, yaitu: overall, putri, dan beregu. Mereka ini juga tengah disiapkan untuk mengikuti ajang Asian Games 2018. "Kami juga sedang menjalani Pelatnas (pemusatan latihan nasional) Asian Games di Puncak, Bogor," ujarnya Rabu (11/7/2018) di Gunung Banyak, Kota Batu.

Kejuaraan dunia ini tak mau di sia-siakan oleh para atlet timnas. Mereka pun berusaha memanfaatkan momen ini dengan baik. "Latihan setiap hari, kecuali Jumat. Dalam sehari, kalau cuaca jelek targetnya enam kali terbang," kata pria yang akrab disapa Gundul ini.

Pada PGAWC 2018 seri 1 di Tatlitsu, Turki pada 16-18 Februari 2018, Indonesia meraih satu medali emas melalui atlet putri asal Kota Batu, Rika Wijayati. Seri 2 di Tekeli, Kazakhstan pada 4-6 Mei 2018, Indonesia berhasil merebut tiga emas. Atlet asal Kota Batu, Jafro Megawanto menyumbang satu emas pada kategori overall. Membawa nama Indonesia dan sebagai tuan rumah, para atlet paralayang Kota Batu memiliki target menyaapu bersih medali pada Paragliding Accuracy World Cup 2018 seri 3 di Gunung Banyak, Kota Batu. (B.A)



timesindonesia.co.id



BACA JUGA