halomalang.com

​Seniman Reog Obyokan Bareng di Kota Batu, Bikin Warga Terpukau

Dinas Pariwisata Kota Batu merangkul para pelaku seni untuk menggiatkan pariwisata melalui gelaran seni budaya dalam "Obyokan Bareng"

Reog sebagai daya tarik wisata seni budaya

Warga Batu nampak berkerumun memadati area Balai Kota Among Tani Kota Batu, Sabtu (21/7/2018). Ditengah kerumunan itu Nampak panggung megah dengan setingan pencahayaan yang gemerlap. Lampu sorot & lampu efek berbagai warna telah siap untuk gelaran “Obyokan Bareng” yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kota Batu yang bekerjasama dengan Paguyuban Reog Tri Manggolo Selo Aji.

Sejak sore warga telah berbondong-bondong datang bersama anak, istri, maupun kerabatnya. Penonton dari berbagai usia berkerumun memenuhi sisi panggung. Tak lama berselang suara menggelegar datang dari pusat panggung, menandakan dimulainya pentas seni luhur Nusantara ini. Acara diawali dengan sambutan oleh Plt (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono.

Dengan kekuatan seni & budaya yang ada di desa-desa, diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi Kota Wisata Batu agar dapat bersaing di kancah pariwisata nasional bahkan internasional. “Sehingga nantinya, berkembanglah destinasi pariwisata seni dan budaya selain sektor wisata alam,” tutur Imam.

Sebanyak 14 sanggar kesenian reog Kota Batu berkolaborasi memeriahkan Obyokan Reog tahun ini. Diantaranya sanggar seni Sardulo Gadung Melati, Sapto Tunggul Wulung, Sardulo Seto, Singo Yudho, Simo Junggo Joyo, Singo Bodho Rejo. Juga ada Singo Joyom Mulyo, Ujwala Roso Manunggal, Singo Rejo, Singo Ludro Bantarangin, Singo Manggolo Joyo, Singo Prono Wijoyo, dan Simo Mulyo Seto.

Gelaran akbar bagi para pelaku seni Reog ini benar-benar membuat masyarakat terpaku berdiri di sekitar panggung hingga pungkasan acara. Mulai dari tari Jaranan, sendra tari asal-usul Reog Ponorogo, hingga tari Dadak Merak secara apik disajikan para seniman Reog Kota Batu & membuat masyarakat enggan beranjak. Bila tahun depan kegiatan Obyokan Bareng ini kembali digelar, jangan sampai Ngalamers kehilangan kesempatan untuk ikut menyaksikan ya!



Penulis: Bayu Wardhana



BACA JUGA