Wednesday, 17 October 2018
halomalang.com

Songgoriti, Dulu Tempat Peristirahatan Raja, Sekarang Jadi Wisata Cinta

19-Jul-2018 [16:00]
Lain dulu lain sekarang. Jika dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan raja, kini Kawasan Wisata Songgoriti atau yang lekat dengan julukan “Wisata Cinta Songgoriti” ini dikenal sebagai tempat yang memiliki citra negatif.

Pasti Ngalamers tidak asing lagi kan dengan Kawasan Wisata Songgoriti? Kawasan ini dulunya dibangun oleh petinggi kerajaan yang bernama Mpu Supo atas dasar perintah raja pertama Kerajaan Medang, yaitu Raja Sindok. Raja Sindok memberi perintah kepada Mpu Supo untuk membangun tempat peristirahatan keluarga kerajaan di pegunungan yang didekatnya terdapat mata air, hingga pada akhirnya Mpu Supo membangun kawasan yang sekarang dikenal sebagai Kawasan Wisata Songgoriti.

Lain dulu lain sekarang. Jika dulunya digunakan sebagai tempat peristirahatan raja, Kawasan Wisata Songgoriti atau yang lekat dengan julukan “Wisata Cinta Songgoriti” ini sekarang dikenal sebagai tempat yang memiliki citra negatif. Ngalamers, berbekal rasa penasaran yang tinggi akhirnya saya pun berhasil mengajak salah satu pemilik vila di Kawasan Wisata Songgoriti untuk bertemu.

Sebut saja HH, laki- laki yang sudah meluangkan waktu untuk memberikan jawaban atas segala keresahan ini telah mengelola vila selama 25 tahun. Ia mengaku bahwa vila adalah bisnis keluarga yang dijalankan turun-temurun. Baginya mengelola vila adalah mata pencaharian utamanya, sedangkan menjadi karyawan bank hayalah pekerjaan sampingan.Vila miliknya bisa disewa per kamar bisa juga per rumah. Kebanyakan penyewa vilanya adalah pasangan remaja yang bukan suami istri. Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi jika Kawasan Wisata Songgoriti memang menjadi tempat favorit untuk melakukan kegiatan esek-esek. Kurangnya sosialisasi yang bersifat terbuka semakin menambah citra buruk Vila Songgoriti, padahal kenyataannya tidak semua vila digunakan untuk tempat berbuat mesum. Masih ada vila yang ‘putih’ tergantung amanah pemiliknya.

“Permintaan pengunjung ramai ketika hari liburan. Biasanya Senin- Jumat vila lebih banyak yang sewa per kamar. Tarifnya Rp150ribu/malam. Lain halnya jika weekend atau hari besar, vila disewa per rumah,” kata HH. Tarif yang cukup murah jika dibandingkan dengan harga hotel, karena pangsa pasar Vila Songgoriti yaitu masyarakatkelas menengah ke bawah. Ngalamers, pada saat check in pelanggan juga diminta memberikan KTP seperti ketika menginap di hotel. Tetapi pemilik vila menutup mata terhadap aktivitas penyewa ketika berada di vila miliknya, baginya tidak munafik bahwa yang dia butuhkan adalah materi.


Penulis: Alvin Marina (magang UMM/Ilmu Komunikasi)


PROMO KULINER HARI INI

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.
A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.

A&W Paket Hari-hari Untung
​Paket spicy aroma chicken hanya 30ribu rupiah saja.


BACA JUGA