Monday, 10 December 2018
halomalang.com

Ini Dia Penyebab Gempa 5,1 SR di Malang

09-Aug-2018 [12:00]

Foto : www.liputan6.com


Ngalamers, kemarin Rabu (8/8/2018) Malang diguncang gempa berkekuatan 5,1 Skala Richter terjadi sekitar pukul 13.09 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur, tak menerima adanya laporan kerusakan akibat gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, mengatakan sampai Rabu malam tidak ada laporan yang masuk ke tim siaga bencana yang menyebutkan adanya kerusakan akibat gempa di Malang."Sampai malam ini saya masih di kantor, tak ada laporan sama sekali tentang kerusakan," kata Bambang di Malang, Rabu (8/8/2018).

Wilayah pesisir selatan Kabupaten Malang yang merupakan kawasan terdekat dengan titik pusat gempa juga sudah dipantau. Hasilnya, di Kecamatan Gedangan, Donomulyo, Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, tak ada kerusakan apa pun. Artinya, pihak BPBD sampai saat ini tak menemukan ada kerusakan, apalagi memang tidak ada gempa susulan berkekuatan besar.

Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik pusat gempa ada pada koordinat 8,92 Lintang Selatan dan 112,41 Bujur Timur. Berjarak 88 kilometer selatan Kepanjen, Kabupaten Malang, atau tepatnya berpusat di laut pada kedalaman 42 kilometer.

Kepala BMKG Karangkates, Malang, Musripan, mengatakan gempa di Malang hanya sekali yang guncangannya benar–benar terasa sangat signifikan. Kalaupun ada gempa susulan, itu hanya sekali dan tidak terasa.

Penyebab gempa bumi berkedalaman dangkal itu diakibatkan aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempang Eurasia. Gempa bumi ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar naik (thrust fault).

Guncangan gempa di Malang tersebut dilaporkan tak hanya dirasakan masyarakat wilayah Malang dan sekitarnya. Tapi juga di Tretes, Tulungagung, Lumajang, Yogyakarta dan Kuta, Bali. BMKG juga memastikan gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami.

Sumber : www.liputan6.com


Penulis: Alvin Marina (magang UMM/Ilmu Komunikasi)


BACA JUGA