Monday, 17 December 2018
halomalang.com

Targetkan Kunjungan Wisata Naik, Kampung Tematik di Kota Malang Dibukukan

Foto : www.news.detik.com


Ngalamers, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata beserta para blogger di Kota Malang membukukan deretan kampung tematik di Kota Malang dalam sebuah buku panduan khusus.

Disbudpar pun menargetkan angka kunjungan wisatawan di kota pendidikan ini akan mengalami peningkatan dengan diterbitkannya buku rangkuman kampung tematik tersebut. Apalagi buku yang baru saja diterbitkan dan siap diedarkan itu menyuguhkan banyak informasi.

Kasi Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Agung H Bhuwana mengatakan, selain memberi informasi seputar dunia wisata dari masing-masing kampung, buku yang diterbitkan tersebut juga mengandung cerita di balik pembentukan kampung tematik itu sendiri."Kampung tematik yang dibukukan itu dipilih lantaran masyarakatnya siap dengan kunjungan wisatawan, mulai tempat suvenir sampai insfrastruktur penunjang seperti toilet misalnya," kata Agung.

Deretan kampung tematik yang dibukukan itu antara lain adalah Kampung Padepokan Janti, Kampung Sejarah Sumbersari, Kampung Sanan, Ornamen Rampal Celaket, Kampung Topeng, Kampung Tridi, Makam Ki Ageng Gribig Madyopuro, Kampung Bambu Mewek, Kampung Lampion, Kampung Biru, Kampung Kramat Kasin, Kampung Heritage Kayutangan, Kampung Glintung Go Green (3G), Kampung Budaya Polowijen, Kampung Warna-Warni, Kampung Putih, dan Kampung Keramik Dinoyo.

Dalam rancangan buku tersebut juga melibatkan pelaku usaha pariwisata seperti tour and travel yang menjadi salah satu pelaku yang dapat menjual pariwisata di Kota Malang. Buku tersebut dimaksudkan sebagai panduan untuk wisatawan. Sehingga sinergi ini diharapkan mampu mendongkrak lebih banyak lagi kunjungan, terutama untuk kampung tematik.

Agung menambahkan, tahun ini Disbudpar menargetkan kunjungan wisatawan nusantara ke Kota Malang sebesar 4,3 juta orang. Sedangkan wisatawan mancanegara ditarget mencapai 15 ribu orang. Angka tersebur naik antara antara 12-16 persen dibandingkan 2017. “Kami optimis angka kunjungan wisatawan akan terdongkrak," tambah Agung.

Sumber : www.malangtimes.com


Penulis: Alvin Marina (magang UMM/Ilmu Komunikasi)



BACA JUGA