Saturday, 17 November 2018
halomalang.com

Desa Wisata Oro-oro Ombo, Pusatnya Tempat Wisata di Kota Batu

31-Oct-2018 [10:00]
Lokasinya yang berada di kaki Gunung Panderman membuat potensi wisata di desa ini terus bertambah, baik wisata alam maupun wisata buatan.

Bagi Ngalamers yang berwisata ke Kota Wisata Batu familiar dengan Jatim Park 2, Batu Secret Zoo, Eco Green Park, dan Batu Night Spectacular. Mereka semua memiliki satu kesamaan yakni berlokasi di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu. Lokasinya yang berada di kaki Gunung Panderman membuat potensi wisata di desa ini terus bertambah, baik wisata alam maupun wisata buatan.

Selain wisata buatan, Desa Oro-oro Ombo juga terkenal akan wisata alamnya, yakni Coban Putri yang masih satu lokasi dengan Coban Rais. Coban Putri airnya tidak terlalu deras, cenderung mengalir mengikuti bebatuan. Ada kolam penampungan di coban yang berada di dekat ayunan. Suasananya cukup tenang, dan sejuk. Karena berada dalam sebuah cerukan yang rindang. Sedangkan di Coban Rais terdapat wisata foto yang sangat digemari wisatawan, yakni Batu Flower Garden. Disini Ngalamers dapat memilih spot-spot untuk berfoto yang semuanya berlatar belakang lereng curam pegunungan Panderman yang indah. Untuk berfoto disini dikenakan tiket seharga Rp. 10.000 hingga Rp. 35.000 untuk tiap spot-nya. Hal ini juga ditunjang dengan ketinggiannya yang berada di kurang lebih 700 meter diatas permukaan laut sehingga memiliki udara yang sejuk dan pemandangan yang cantik.

Desa Oro-oro Ombo juga terkenal sebagai pusat homestay di Kota Batu. Homestay sangat diminati di kalangan pelancong karena harga sewanya yang murah dan lokasinya yang dekat dengan tempat-tempat wisata terkenal. Hingga Agustus 2018 tercatat ada 211 homestay yang berdiri di Desa Oro-oro Ombo ini. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, antara Rp. 150.000 hingga jutaan rupiah per malam tergantung tipe kamar.

Yang paling baru, di Desa Oro-oro Ombo baru saja dibangun Kampung Slogan, yakni di Jl. TVRI. Sesuai dengan namanya, dinding perumahan warga dihiasi dengan aneka slogan yang berbentuk mural dengan warna-warni mencolok. Dilansir dari Malang Times, beberapa slogan tersebut bertuliskan himbauan-himbauan. Diantaranya: 'Mulai Dari Diri Merawat Lebih Sulit Dari Pada Merusak', 'Awas Tikungan Tajam, Setajam Tikungan Teman, You adalah kami, Guest adalah Tamu, Luaskanlah Wawasanmu Tinggikanlah Budi Pekertimu', 'Luwih Aman Ronda Daripada Rondo', dan masih banyak lagi.

Pariwisata di Desa Oro-oro Ombo sendiri telah berhasil dalam mengembangkan perekonomian warga setempat karena meningkatkan kreatifitas penduduk dalam menjual hasil bumi mereka. Terlebih lagi warga juga berusaha untuk mencukupi kebutuhan para wisatawan misalnya saja warung makan, toko cinderamata, ojek wisata, dan kebutuhan lainnya. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga sekitar. [DP]


BACA JUGA