Monday, 17 December 2018
halomalang.com

Queen Apple Hadirkan Queen Story Strudel Dan Queen Story Lapis

Dengan harga dibandrol Rp 30.000,-, Ngalamers sudah dapat menikmati Queen Apple Strudel atau Queen Apple Lapis.

Nama Queen Apple sudah sangat populer untuk produk Oleh-oleh kuliner khas dari Kota Malang. Dengan menggunakan resep favorit dari chef Farah Quinn yang memadukan buah-buahan lokal kota Malang yang segar dan berkualitas dengan adonan kue. Queen Apple sendiri saat ini menjadi salah satu brand segmented di Kota Malang, dengan penjualan rata-rata 10.000 perbulannya.

Berbekal 2 tahun pengalaman dibidang pastry dengan berstandarisasi dengan kualitas yang sudah pasti prima, Queen Apple menghadirkan 'Queen Story'. Queen Story memaksimalkan pasar yang tersegmentasi lebih luas, dengan penggunaan bahan baku yang juga masih mempertahankan kualitas lokal kota Malang. Masih dengan buah-buahan lokal kota Malang.

Queen Story dinilai akan lebih unggul dibandingkan produk serupa yang banyak beredar di Malang, karena dilihat dari kepiawaian Chef Farah Quinn yang tentunya sudah tidak perlu di ragukan lagi, dan itu tentu menjadi satu selling point terkuat Queen Apple. Mohammad Naim, selaku Direktur Queen Apple, menjelaskan, "Beberapa bulan lalu kita baru saja melaunching produk terbaru dari Queen Apple, yang juga merupakan Queen Story tahap satu, dan kali ini kita melauching Queen Story tahap dua. Masih dengan basis pisang yang dilapisi pastry kita menghadirkan Queen Story Strudel, dengan kualitas dan rasa masih sama seperti produk sebelumnya. Namun, kita kemas dengan ukuran sedikit lebih kecil dari yang lama. Jika yang lama berat bersihnya 550gr, yang terbaru hadir dengan berat bersih 350gr dengan harga yang lebih terjangkau, yaitu seharga Rp 30.000,- saja".

Queen Story tahap dua ini juga menghadirkan produk baru yaitu Queen Story Lapis, yang sudah pasti berbeda dengan yang lapis yang lain.Disaat yang lapis yang lain lebih memilih pembuatannya dikukus, Queen Story dibuat dengan cara dioven. Dan cara pengolahan ini terbukti lebih membuat enak karena kering dan lebih renyah saat masuk ke mulut. Queen Story juga menjadi lebih beraroma dibandingkan produk lapis yang di kukus, karena kandungan airnya yang lebih sedikit. Kandungan air yang lebih sedikit, juga membuat rasa Queen Story menjadi lebih otentik dan asli. Selain itu proses yang dioven juga lebih berasa daripada hanya sekedar di kukus.

Mohammad Naim, menambahkan, "Queen Story Lapis ini kita hadirkan dimana sebelumnya pangsa pasar kita adalah para wisatawan dari luar Kota Malang, kali ini kita ingin lebih fokus ke para warga Kota Malang. Dimana Queen Story Lapis bisa disajikan untuk teman minum teh atau kopi, jamuan saat arisan, sampai sajian untuk tamu di rumah. Jadi pangsa pasar kita akan lebih luas."

Untuk Queen Story Lapis hadir dengan varian rasa strawberry, anggur, matcha dan coklat. Sedangkan Queen Story Strudel hadir dengan varian rasa coklat pisang, coklat keju, mangga, Raisins, Lime, dan Nanas. Semua produk Queen Apple tanpa mengunakaan bahan pengawet Ngalamers, jadi untuk ketahanan setipa produknya dalam suhu ruangan akan bertahan hingga empat hari, jika dimasukkan dalam kulkas akan bisa bertahan hingga satu minggu.



BACA JUGA